Erdhita Oktrifianty
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Guru terhadap Penilaian Autentik dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Siti Hilmayati; Erdhita Oktrifianty; Annisa Kasturi; Diska Aura Inkaputri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36296

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa, salah satunya melalui penilaian autentik. Penilaian autentik menilai proses dan hasil belajar peserta didik melalui tugas yang kontekstual, bermakna, dan relevan kehidupan nyata. Keberhasilan penerapannya sangat dipengaruhi pemahaman dan persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi guru Sekolah Dasar terhadap penilaian autentik pada pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SDS Bina Nusa Kecamatan Rajeg. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas satu guru sekolah dasar. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki pemahaman yang baik terhadap penilaian autentik dan menilainya selaras prinsip Kurikulum Merdeka, meskipun masih menghadapi kendala waktu dan administrasi.
Evaluasi Penggunaan Media Manipulatif dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Syafiq Ramadhan; Erdhita Oktrifianty; Muhammad Rafi; Wildan Ahmad Kholid Nurulfadhil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36346

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali di angggap sulit oleh banyak siswa maka dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat maka akan menjadi menyenangkan maka dari itu Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan media manipulatif (benda konkret seperti biji-bijian dan stik es krim) sebagai bagian dari proses evaluasi formatif di kelas II SD. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman siswa jika evaluasi hanya dilakukan melalui soal cerita tertulis. Melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 40% pada pra-siklus menjadi 85% pada siklus II. Penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi yang melibatkan aktivitas fisik dan benda nyata membantu siswa SD menjembatani pemahaman abstrak ke konkret.
Implementasi Penilaian Sumatif Pada Soal Pilihan Ganda terhadap Pemahaman Peserta Didik Kelas 3 SD Ibtihal Izbalina Ali; Erdhita Oktrifianty; Nadila Aprilia; Fayza Hauliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36458

Abstract

Penilaian sumatif merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yang berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir satuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian sumatif dalam pembelajaran, menganalisis peran penilaian sumatif pada soal pilihan ganda dalam mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan penilaian sumatif. Subjek penelitian meliputi guru dan peserta didik di sekolah dasar kelas III SDS Muhammadiyah Pasir Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian sumatif telah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan pembelajaran, menggunakan berbagai bentuk instrumen seperti tes tertulis dan penugasan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan variasi soal yang mampu mengukur kemampuan berpikir kritis peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi dan instrumen penilaian sumatif yang lebih variatif dan autentik agar hasil penilaian dapat menggambarkan kemampuan peserta didik secara komprehensif.