Bullying di sekolah dasar merupakan permasalahan yang mengganggu perkembangan mental, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis bullying yang terjadi, strategi karakter pendidikan yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pencegahan dan penanganannya di SD Negeri 1 Tatura Palu. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan rencana studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan guru sebagai informan utama, sedangkan data sekunder bersumber dari dokumen sekolah dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di sekolah muncul dalam bentuk verbal, sosial, fisik, dan cyberbullying. Strategi pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah meliputi pembiasaan dan pembudayaan, pengajaran nilai-nilai positif, penumbuhan empati, penerapan tindakan nyata, pemberian keteladanan dari lingkungan sekitar, serta pelatihan melalui pendekatan taubat. Faktor yang mendukung strategi ini antara lain menjaga bawaan anak, kebiasaan positif yang dibangun di sekolah, pengaruh keturunan, serta lingkungan yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambatnya berasal dari sifat bawaan anak yang sulit diarahkan, sikap pendidik yang kurang konsisten, serta lingkungan bermain yang tidak mendukung. Secara umum, strategi pendidikan karakter terbukti mampu mengurangi kasus bullying, menumbuhkan rasa empati dan toleransi antar siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan harmonis. Temuan ini menegaskan perlunya kerja sama yang erat antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat budaya anti-bullying melalui pengembangan karakter pendidikan secara berkesinambungan. Kata Kunci: Strategi, Pendidikan Karakter, Bullying