Yana Priyana
Universitas Nusa Putra

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Praktik Rotasi Pekerjaan: Tinjauan Sistematis atas Literatur tentang Adaptabilitas Karyawan, Pengembangan Pelatihan, dan Hasil Kinerja Yana Priyana; Fitri Afrina
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 4 No. 01 (2025): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v4i01.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara rotasi pekerjaan, adaptabilitas karyawan, pengembangan pelatihan, dan hasil kinerja melalui pendekatan Systematic Literature Review terhadap 65 artikel terindeks Scopus yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa rotasi pekerjaan dapat meningkatkan kemampuan adaptif, pembelajaran lintas fungsi, dan kinerja karyawan apabila didukung oleh pelatihan yang terstruktur serta budaya organisasi yang mendukung pembelajaran. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada faktor kontekstual seperti motivasi, dukungan manajerial, dan kesesuaian individu dengan pekerjaan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara rotasi pekerjaan dan program pengembangan pelatihan adaptif sebagai strategi manajemen sumber daya manusia untuk memperkuat kinerja dan daya saing organisasi di era perubahan yang dinamis.
Memahami Customer Experience: Tinjauan Sistematis atas Literatur Peran Artificial Intelligent (AI) Agent dan Omnichannel pada Contact Center Fitri Afrina; Yana Priyana
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 4 No. 01 (2025): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v4i01.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan Artificial Intelligence (AI) dan strategi omnichannel dalam membentuk Customer Experience (CX) di era digital, melalui pendekatan Systematic Literature Review terhadap 70 artikel penelitian relevan yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa agen AI seperti chatbot secara signifikan meningkatkan efisiensi layanan dan personalisasi, namun di saat yang sama juga mengurangi persepsi kehangatan serta empati dibandingkan interaksi manusia. Sementara itu, strategi omnichannel yang sukses bergantung pada kualitas integrasi, terutama konsistensi dan transparansi layanan. Integrasi ini terbukti meningkatkan baik pengalaman merasakan fungsi dan emosional pelanggan, serta menciptakan flow psikologis. Efektivitas AI dibatasi oleh ketidakmampuannya menangani kompleksitas emosional, dan pengukuran CX untuk AI kini membutuhkan dimensi baru seperti data capture dan delegation. Selain itu, omnichannel juga harus mampu mengelola faktor psikologis pelanggan saat berpindah saluran dan memenuhi kebutuhan rasa aman (SafeCX). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya adopsi model hibrida AI-manusia serta integrasi omnichannel yang menyeluruh, yang tidak hanya terfokus pada aspek teknis tetapi juga proaktif mengelola perjalanan emosional dan keamanan pelanggan.