Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN INTERVENSI TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP NYERI DADA PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR AKIBAT ACS DENGAN ST- ELEVASI MIOKARD INFARK (STEMI) ANTERIOR e.c HIPERTENSI DI RUANG ICU RSUD CIBABAT Adinda Epriliyani; Eny Kusmiran; Tonika Tohri; Istianah Istianah
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/empiris.v2i4.2001

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis kronis yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah arteri secara persisten di atas nilai normal. Hipertensi bisa mengakibatkan ACS dengan ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI). ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) adalah sindrom koroner akut yang dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan hemodinamik dan nyeri dada berat. Penatalaksanaan nyeri di ICU menjadi prioritas karena dapat memperburuk kondisi pasien, sehingga terapi relaksasi benson dapat digunakan sebagai alternatif nonfarmakologis. Pasien mengeluh nyeri dada dengan skala nyeri tujuh. Salah satu diagnosa keperawatannya adalah nyeri akut. Setelah empat hari perawatan, terdapat penurunan skala nyeri dari tujuh menjadi dua pasca terapi relaksasi benson. Setelah intervensi terapi relaksasi benson, nyeri dada pasien STEMI menurun, pasien merasa lebih nyaman dan rileks, serta tidak ada efek samping yang merugikan. Setelah empat hari perawatan, masalah keperawatan dapat teratasi.