Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas di Ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun sebanyak 30 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dan sikap dalam kategori rendah, yaitu 22 orang (73,3%), kategori sedang 7 orang (23,3%), dan kategori tinggi 1 orang (3,3%). Pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas juga sebagian besar berada pada kategori kurang, yaitu 21 orang (70,0%), kategori cukup 8 orang (26,7%), dan kategori baik 1 orang (3,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas di Ruang Hemodialisa RSAU dr. M. Salamun dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan. Pengetahuan dan sikap perawat berhubungan signifikan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien cemas. Semakin baik pengetahuan dan sikap perawat, semakin baik pula pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi perawat melalui pelatihan dan pendekatan keperawatan holistik.