Syaiful Bahri
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DESAIN GRAFIS DASAR BERBASIS KOLABORASI MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA Teguh Ikhsani Putra; Harry Pratama Figna; Syaiful Bahri; Rince Tridiana; Rian Dhika Priyatna; Riansyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan desain grafis dasar berbasis kolaborasi dilaksanakan di STKIP AL Maksum, dengan melibatkan seluruh mahasiswa semester Prodi Pendidikan Teknik Informatika sebagai fasilitator dan masyarakat lokal sebagai peserta. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital masyarakat, menumbuhkan kreativitas, dan membangun sikap kolaboratif dalam pemanfaatan teknologi informatika. Metode yang digunakan meliputi demonstrasi tools desain seperti adobe photosop dan mind mapping, ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta refleksi peserta. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan melalui observasi kebutuhan masyarakat dan penyusunan modul desain, dilanjutkan pelaksanaan pelatihan, dan diakhiri dengan evaluasi melalui kuesioner dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi dan menunjukkan perubahan pemahaman serta keterampilan dalam desain grafis. Sebanyak 92% peserta menyatakan bahwa pelatihan desain grafis dasar ini sangat bermanfaat, sebanyak 93% peserta merasa lebih kreatif dan percaya diri, dan 92% peserta mengaku mampu menerapkan konsep desain dalam kegiatan sehari-hari. Dosen pembimbing juga melaporkan adanya perubahan positif pada kemampuan mahasiswa, seperti meningkatnya kepemimpinan, kerjasama tim, dan kemampuan mengajar. Secara keseluruhan, program pemberdayaan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai keterampilan digital dan memperkuat kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam pengembangan UMKM dan pendidikan.
Transformasi Literasi Sejarah Lokal: Integrasi Modul Digital 'Sejarah Kesultanan Langkat' bagi Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Langkat Nurhamimah Rambe; Syaiful Bahri
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas transformasi literasi sejarah lokal melalui integrasi e-modul interaktif berbasis digital dengan konten spesifik Sejarah Kesultanan Langkat bagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Langkat. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pengetahuan siswa tentang budaya lokal dan dominasi metode konvensional (ceramah dan buku teks) yang menyebabkan pembelajaran sejarah menjadi monoton dan sulit dipahami. Penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) digunakan sebagai metode. Tahap analisis kebutuhan menunjukkan bahwa mayoritas siswa membutuhkan media pembelajaran sejarah yang interaktif, visual, dan berbasis digital. E-modul dikembangkan menggunakan BookCreator, mengintegrasikan multimedia seperti gambar, video, animasi, dan kuis interaktif. Novelitas penelitian ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital untuk mengubah penyampaian materi sejarah lokal yang selama ini bersifat naratif-konvensional menjadi pengalaman belajar yang kontekstual, menarik, dan berpusat pada siswa, sekaligus mengatasi kesenjangan media spesifik Kesultanan Langkat. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan e-modul berada dalam kategori valid dan layak digunakan. Uji efektivitas dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah menggunakan e-modul. Temuan ini membuktikan bahwa e-modul ini efektif menunjang transformasi pembelajaran, meningkatkan pemahaman sejarah siswa, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas lokal, dan menjadikan proses belajar lebih menarik. Implikasi penelitian ini adalah menyediakan solusi inovatif untuk memperkuat literasi sejarah dan pelestarian budaya lokal di tingkat pendidikan dasar. Limitasi studi ini terletak pada cakupan sampel yang terbatas , yang menyarankan perlunya pengujian lebih lanjut untuk generalisasi hasil.