Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Physical and Mental Workload Measurement on Warehouse Division Operators of PT.X Using Objective Workload and Subjectives Workload Assessment Sufyan, Agi Agus Setiawan; Mulyana, Yayan; Kusumadewi, Afriani; Santang, Ilham Eka
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v6i2.786

Abstract

PT. X is one of the companies engaged in the Flavors and Fragrances. The role of employees as resources in work activities in the Warehouse Department is very important for the sustainability of work because almost all activities use human power, from receiving and storing, picking, packaging to loading, many still use human power and the most frequently done is the process of lifting and moving both raw materials and finished goods. The loads lifted are also diverse and in quite large quantities. Based on the results of interviews with operators, information was obtained that soreness in the waist, back and hands occurred as a result of poor work attitudes and heavy lifting loads. There are also psychological complaints experienced by the Warehouse Division due to the demands of work targets that are felt to be less relevant in each shift, causing stress and mental pressure that can affect performance and work results that are less than optimal. To determine the magnitude of the physical and mental workload of employees in the Warehouse Division, measurements were carried out using the hear rate reserve (%HR reserve) method and NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) to see the physical and mental workload. From the measurement results, it is shown that the physical workload experienced is in the light and moderate categories ranging from 1% -43.5%, while for the mental load that has a high impact ranging from Weighted Workload (WWL).
Pelatihan Pembuatan Kerajinan Batik Ecoprint Bagi Ibu-Ibu PKK RT 005 Cibiru Asri Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi; Luciana, Luciana; Feny Nurherawati, Feny Nurherawati; Filly Pravitasari, Filly Pravitasari; Andri Riswandi, Andri Riswandi; Susi Maulinawati, Susi Maulinawati; Tiara Nurhuda, Tiara Nurhuda; Selly Musdalivakh, Selly Musdalivakh; Muhammad Zaidun Muchtar, Muhammad Zaidun Muchtar; Nelly Hapsari, Nelly Hapsari
ABDITEK NUSANTARA Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik ecoprint adalah teknik mencetak pada kain menggunakan pewarna alami dan membuat motif dari daun secara manual dengan menempelkannya hingga motif muncul pada kain. Salah satu teknik pewarnaan dalam eco-print adalah teknik meninju atau memukul. Teknik ini dianggap lebih sederhana dan lebih mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan keterampilan teknik penumbuk ecoprint, memberikan wawasan botani tentang daun yang memiliki jejak yang baik menggunakan teknik ekocetak tumbuk, dan memberikan wawasan kewirausahaan agar peserta dapat memanfaatkan teknik tubuk ekocetak untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di induk PKK RT 005 Cibiru Asri, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 orang termasuk ibu PKK RT 005 Cibiru Asri, dosen dan perwakilan mahasiswa. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode kuliah, metode presentasi dan dokumentasi. Hasil dari pelatihan ini adalah peserta dapat menerapkan ecoprint menggunakan teknik pounding, selain itu hasil variasi tata letak motif daun berdasarkan selera peserta pelatihan terlihat unik dan indah dengan warna yang sesuai dengan warna asli daun yang digunakan
Pelatihan E-Business untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Logistik Sumedang Aryanto, Anton; Santang, Ilham Eka; Yulianti, Dini; Sufyan, Agi Agus Setiawan; Mulyana, Yayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 3 No. 2 (2025): Februari, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v3i2.194

Abstract

Program Studi Teknik Industri di Universitas Insan Cendikia Mandiri menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan pelatihan e-Business bagi siswa-siswi SMK Logistik di Sumedang. Program ini dirancang untuk memberikan wawasan tentang kewirausahaan di era Industri 4.0, dengan mengedepankan pengenalan e-business secara umum. Selain pemahaman teknis, tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan motivasi untuk menjadi wirausahawan berorientasi global yang siap menghadapi tantangan di dunia bisnis modern. PKM ini juga bertujuan mengembangkan minat berwirausaha di kalangan siswa SMK sebagai langkah strategis mempersiapkan generasi muda yang produktif dan berkarakter, serta mampu bekerja di industri, melanjutkan studi, atau menjadi wirausaha kreatif dan bersaing secara global. Dengan pembentukan pola pikir bisnis di era digital, siswa diberikan kesempatan untuk merencanakan dan menjalankan usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TERHADAP EFEK HANDFEEL (PEGANGAN) DENGAN PENAMBAHAN SOFTENER PADA PROSES PENYEMPURNAAN KAIN RAYON 100% Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi
TEKNOLOGI NUSANTARA Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri tekstil di era globalisasi ini sangatlah pesat. Hal ini dapat diketahui dari persaingan antar perusahaan yang semakin meningkat. Bukan hanya perusahaan berskala besar dan internasional, bahkan perusahaan kecil pun juga mengalami persaingan global. Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan yaitu dengan menjaga dan meningkatkan kualitas barang produksinya agar tidak ditinggalkan para konsumen, berbicara soal kualitas, tidak terlepas dari standar operasional prosedur (SOP) yang mencakup segala kegiatan produksi. Proses produksi di dalam industri tekstil salah satu diantaranya adalah proses penyempurnaan. Penyempurnaan adalah proses yang mengubah kain tenun atau rajutan menjadi bahan yang dapat digunakan lebih khusus lagi setelah pencelupan benang atau kain untuk meningkatkan tampilan, kinerja, atau tangan (rasa) hasil akhir. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan proses penyempurnaan, salah satunya adalah parameter temperatur, karena temperatur yang optimal pada proses penyempurnaan diperlukan untuk mendapatkan hasil akhir kain yang diinginkan seperti efek handfeel yang lembut, gramasi serta dimensional stability yang konsisten. Purnama Tirtatex memproduksi berbagai jenis kain yang digunakan untuk bahan pakaian. Jenis produksinya adalah poliester, rayon dan campuran dari keduanya yang digunakan untuk bahan formal yaitu kemeja. Untuk memenuhi keinginan dari konsumen maka pada proses akhir dilakukan proses penyempurnaan. Proses penyempurnaan yang dilakukan adalah dengan menambahkan softener supaya didapatkan efek handfeel yang lembut sesuai dengan standar yang diinginkan konsumen. Ketika menambahkan softener pada proses penyempurnaan, seringkali terjadi masalah seperti efek kekuningan setelah proses penyempurnaan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor temperatur yang berbeda-beda pada saat proses penyempurnaan. CV. Purnama Tirtatex seringkali melakukan uji coba temperatur pada saat proses penyempurnaan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temperature yang optimal pada saat proses penyempurnaan, sehingga hasil akhir tidak hanya memiliki efek handfeel lembut saja akan tetapi juga tidak merubah warna asli menjadi kekuningan karena penerapan temperatur yang terlalu panas. Adapun pada penelitian ini temperatur divariasikan menjadi 3 macam diantaranya adalah 1500C, 1800C dan 1900C.
Edukasi dan Pembentukan Bank Sampah sebagai Solusi Pengelolaan Lingkungan di Desa Tanjungwangi Sindi Nur Hermawati; Yayan Mulyana; Helmi Esa Fadilah; Achmad Fauzia S; Saurah Ahmad Setyono; Iwan Satriyo Nugroho
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.2636

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh Kelompok 10 Universitas Islam Nusantara di Desa Tanjungwangi merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab permasalahan lingkungan. Minimnya kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah menyebabkan praktik pembuangan sembarangan menjadi kebiasaan. Untuk itu, program ini berfokus pada edukasi dan pembentukan sistem bank sampah desa sebagai upaya solusi jangka panjang. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan dilakukan dengan rangkaian tahapan mulai dari observasi sosial hingga pendampingan operasional bank sampah. Hasilnya, terbentuk sebuah bank sampah percontohan yang dikelola warga, serta peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Program ini dinilai berhasil menciptakan perubahan perilaku dan menjadi embrio solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TERHADAP EFEK HANDFEEL (PEGANGAN) DENGAN PENAMBAHAN SOFTENER PADA PROSES PENYEMPURNAAN KAIN RAYON 100% Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi
Teknologi Nusantara Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri tekstil di era globalisasi ini sangatlah pesat. Hal ini dapat diketahui dari persaingan antar perusahaan yang semakin meningkat. Bukan hanya perusahaan berskala besar dan internasional, bahkan perusahaan kecil pun juga mengalami persaingan global. Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan yaitu dengan menjaga dan meningkatkan kualitas barang produksinya agar tidak ditinggalkan para konsumen, berbicara soal kualitas, tidak terlepas dari standar operasional prosedur (SOP) yang mencakup segala kegiatan produksi. Proses produksi di dalam industri tekstil salah satu diantaranya adalah proses penyempurnaan. Penyempurnaan adalah proses yang mengubah kain tenun atau rajutan menjadi bahan yang dapat digunakan lebih khusus lagi setelah pencelupan benang atau kain untuk meningkatkan tampilan, kinerja, atau tangan (rasa) hasil akhir. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan proses penyempurnaan, salah satunya adalah parameter temperatur, karena temperatur yang optimal pada proses penyempurnaan diperlukan untuk mendapatkan hasil akhir kain yang diinginkan seperti efek handfeel yang lembut, gramasi serta dimensional stability yang konsisten. Purnama Tirtatex memproduksi berbagai jenis kain yang digunakan untuk bahan pakaian. Jenis produksinya adalah poliester, rayon dan campuran dari keduanya yang digunakan untuk bahan formal yaitu kemeja. Untuk memenuhi keinginan dari konsumen maka pada proses akhir dilakukan proses penyempurnaan. Proses penyempurnaan yang dilakukan adalah dengan menambahkan softener supaya didapatkan efek handfeel yang lembut sesuai dengan standar yang diinginkan konsumen. Ketika menambahkan softener pada proses penyempurnaan, seringkali terjadi masalah seperti efek kekuningan setelah proses penyempurnaan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor temperatur yang berbeda-beda pada saat proses penyempurnaan. CV. Purnama Tirtatex seringkali melakukan uji coba temperatur pada saat proses penyempurnaan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temperature yang optimal pada saat proses penyempurnaan, sehingga hasil akhir tidak hanya memiliki efek handfeel lembut saja akan tetapi juga tidak merubah warna asli menjadi kekuningan karena penerapan temperatur yang terlalu panas. Adapun pada penelitian ini temperatur divariasikan menjadi 3 macam diantaranya adalah 1500C, 1800C dan 1900C.
Pelatihan Perencanaan Bisnis Untuk Siswa SMK Logistik Sumedang Muhammad Iqbal; Dini Yulianti; Ilham Eka Santang; Agi Agus Setiawan Sofyan; Yayan Mulyana
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.691

Abstract

The Industrial Engineering Program at Universitas Insan Cendikia Mandiri conducted a community service activity by organizing a business planning training for students of the SMK Logistics in Sumedang. This community service activity aims to provide these vocational high school students with insights into entrepreneurship through the introduction of business planning. Developing entrepreneurial interest among vocational high school students is considered strategic for preparing a productive and character-driven future generation capable of working in the industry, continuing their studies, or becoming creative entrepreneurs. By fostering a business mindset, students will have the option to plan and run their own businesses after graduation
The Edukasi dan pembentukan bank sampah sebagai solusi pengelolaan lingkungan di Desa Tanjungwangi Yayan Mulyana; Ade Seni Anjani; Leonardo Danisanjaya; Dhea Anisa Nur Zasiah; Deden Andika
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.912

Abstract

The Edukasi dan pembentukan bank sampah sebagai solusi pengelolaan lingkungan di Desa Tanjungwangi Yayan Mulyana; Ade Seni Anjani; Leonardo Danisanjaya; Dhea Anisa Nur Zasiah; Deden Andika
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v2i01.912

Abstract

Design IoT-Based Monitoring and Water Control System for Temperature, Humidity, and Ammonia Gas Detection in Chicken Coops Using Blynk Agung Mumahad Toha; Deri Bahtiar; Iksal Rachman; Yayan Mulyana
SAINTEKS : Jurnal Sain dan Teknik Vol. 8 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v8i01.993

Abstract

The poultry industry represents a high-potential sector, yet it currently faces critical challenges in maintaining stable temperature, humidity, and air quality (ammonia gas), which directly impact poultry health, as well as inefficiencies in manual water resource management. This research aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based system for monitoring environmental parameters and controlling water supply using the Blynk platform. The research methodology employed an experimental research and development (R&D) approach, encompassing hardware design (ESP8266, DHT22, MQ135), software development via Arduino IDE, and field testing conducted over five days with periodic data collection at four-hour intervals. The results indicate that the system successfully monitored daily average temperatures ranging from 29.2°C to 30°C (ideal for ±3-week-old broiler chickens), humidity levels between 79% and 81.4%, and real-time ammonia gas concentrations of 17.2–20.1 ppm. Furthermore, the water pump control mechanism, managed through the Blynk application via a relay module, proved effective in precisely meeting hydration requirements, supplying 83.6 ml every four hours for a population of five chickens. Final evaluations demonstrate that the system operates stably and accurately, enhancing the operational efficiency of modern and responsive poultry farming, although its performance remains highly dependent on stable internet connectivity.