Moch. Hilman Taabudillah
STAI Sebelas April Sumedang, Jawa Barat, Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Metode Ceramah Interaktif Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Moch. Hilman Taabudillah; Amalia Zakiyyah Nuraeni; Hera Gustini Dewi
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/9b338996

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) masih banyak didominasi oleh metode ceramah konvensional yang bersifat satu arah, sehingga berdampak pada rendahnya keaktifan belajar siswa. Padahal, keaktifan belajar memiliki peran penting dalam menunjang pemahaman materi sekaligus internalisasi nilai-nilai keislaman. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa metode ceramah interaktif dapat meningkatkan partisipasi dan minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Namun, sebagian besar penelitian tersebut dilakukan melalui pendekatan empiris di kelas tertentu dan belum dikaji secara komprehensif melalui sintesis literatur yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode ceramah interaktif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI-BP dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan sumber ilmiah relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah interaktif, yang mengombinasikan penyampaian materi dengan tanya jawab, diskusi, dan umpan balik, mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa secara kognitif, afektif, dan sosial. Temuan ini selaras dengan teori pembelajaran aktif (active learning) dan konstruktivisme yang menekankan keterlibatan siswa dalam proses membangun pengetahuan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa metode ceramah interaktif merupakan strategi pembelajaran yang relevan dan efektif dalam pembelajaran PAI-BP. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih partisipatif dan kontekstual.
Perencanaan Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Moch. Hilman Taabudillah; Imas Siti Masitoh; Alia Rahma Azzahra
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/950q4317

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait dengan kualitas pembelajaran yang belum optimal. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas pembelajaran PAI adalah perencanaan strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Perencanaan yang kurang sistematis berpotensi menyebabkan pembelajaran berjalan kurang terarah, kurang interaktif, dan belum sepenuhnya mendukung pencapaian tujuan pembelajaran secara holistik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan peran perencanaan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdasarkan kajian literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta sumber ilmiah relevan yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, dan kontribusi perencanaan strategi pembelajaran PAI terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategi pembelajaran PAI yang sistematis dan terstruktur mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor peserta didik. Perencanaan pembelajaran yang baik memungkinkan terwujudnya pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada internalisasi nilai-nilai keislaman. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa perencanaan strategi pembelajaran merupakan fondasi utama dalam menciptakan pembelajaran PAI yang berkualitas, efektif, dan berkelanjutan.
Peran Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Siswa di Sekolah Moch. Hilman Taabudillah; Yanti Dewi
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/2f2fhe15

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor psikologis yang memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Motivasi berfungsi sebagai daya penggerak yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku belajar siswa agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep motivasi belajar yang meliputi pengertian motivasi belajar, sifat-sifat motivasi, faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar, prinsip dan fungsi motivasi dalam pembelajaran, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk membangkitkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik motivasi belajar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa motivasi belajar terbagi menjadi dua jenis, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik berasal dari dalam diri siswa dan cenderung lebih kuat serta bertahan lama, sedangkan motivasi ekstrinsik berasal dari rangsangan luar seperti pujian, hadiah, dan hukuman. Motivasi belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, seperti cita-cita, kemampuan belajar, kondisi fisik dan psikologis siswa, lingkungan belajar, serta upaya guru dalam mengelola pembelajaran. Prinsip motivasi dalam belajar menekankan pentingnya motivasi sebagai dasar penggerak aktivitas belajar, keterkaitannya dengan kebutuhan siswa, serta peran motivasi dalam menumbuhkan optimisme dan prestasi belajar. Oleh karena itu, guru memiliki peran strategis dalam membangkitkan dan memelihara motivasi belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran yang tepat dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Evaluasi Strategi Blended Learning Dalam Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Paibp Di Era Digital Moch. Hilman Taabudillah; Indah Dwi Sakinah; Novita Andini
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/ze3b4t84

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya transformasi radikal dalam metode pengajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) agar tetap relevan bagi generasi digital native. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap implementasi strategi blended learning sebagai solusi peningkatan efektivitas pembelajaran PAIBP di era digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), data dihimpun melalui observasi aktivitas pembelajaran daring maupun luring serta wawancara mendalam untuk mengidentifikasi pengalaman dan kendala teknis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa integrasi media interaktif seperti video simulasi dan kuis digital dalam blended learning secara signifikan mampu meningkatkan kualitas interaksi, kemandirian belajar, dan pemahaman konseptual siswa. Namun, efektivitas strategi ini sangat bergantung pada peran guru sebagai murabbi dalam menyeimbangkan antara transfer ilmu (transfer of knowledge) dengan penanaman nilai budi pekerti (transfer of value). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat hambatan infrastruktur, blended learning merupakan solusi strategis untuk membentuk generasi Muslim yang cerdas secara intelektual dan memiliki akhlakul karimah.
Refleksi Pembelajaran Sebagai Langkah Strategis Dalam Perbaikan Metode Mengajar Moch. Hilman Taabudillah; Elis Siti Masitoh; Aulia Aura P
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/xx7wx180

Abstract

Refleksi pembelajaran adalah bagian yang penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta profesionalisme guru. Dengan melakukan refleksi, guru dapat menilai apakah metode mengajarnya efektif, serta mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran tersebut. Artikel ini bertujuan untuk membahas secara terstruktur peran refleksi pembelajaran sebagai langkah strategis dalam perbaikan metode mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka, data diperoleh melalui penelusuran literatur dari berbagai artikel, jurnal ilmiah, buku referensi dan dokumen lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi pembelajaran berfungsi sebagai alat evaluasi yang mendorong guru untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam metode mengajarnya. Selain itu, refleksi pembelajaran juga berkontribusi pada peningkatan keterlibatan, semangat belajar, dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, refleksi pembelajaran sebaiknya diintegrasikan secara teratur dalam praktik pembelajaran agar dapat menciptakan proses belajar yang efektif dan bermakna.
Implementasi Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Partisipasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Uden Yogi Pilahudin; Moch. Hilman Taabudillah
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/pgckfm86

Abstract

Pembelajaran kolaboratif merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan kerja sama antar peserta didik dalam membangun pengetahuan secara bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, manfaat, serta implementasi pembelajaran kolaboratif dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang bersumber dari makalah pembelajaran kolaboratif serta berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis isi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, interaksi sosial, serta hasil belajar. Pendekatan ini relevan diterapkan dalam pembelajaran abad ke-21 karena mendukung pengembangan keterampilan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah
Implementasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Yang Aktif, Humanis, Dan Kontekstual Dalam Meningkatkan Karakter Peserta Didik Moch. Hilman Taabudillah; Salma Nurrohmah; Della Kristina Oktavia
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/m1d5k014

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk keimanan, akhlak, dan karakter peserta didik. Namun, dalam praktiknya pembelajaran PAI masih sering didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kurang mampu mendorong internalisasi nilai-nilai keislaman secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran PAI di sekolah serta mengkaji urgensi pengembangan strategi pembelajaran yang aktif, humanis, dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, melalui analisis terhadap buku teks, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi pendekatan teacher-centered masih menjadi kendala utama dalam pembelajaran PAI. Di sisi lain, strategi pembelajaran aktif seperti student-centered learning, cooperative learning, serta integrasi teknologi digital terbukti secara teoretis lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi, kesadaran spiritual, dan pembentukan karakter Islami peserta didik. Keberhasilan implementasi strategi pembelajaran PAI sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru, kesiapan sarana prasarana, serta kemampuan mengaitkan materi ajar dengan realitas kehidupan siswa. Penelitian ini menegaskan perlunya kerangka konseptual strategi pembelajaran PAI yang integratif, humanis, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan modern agar pembelajaran PAI tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga transformatif dan bermakna.
Strategi Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (Ai) Untuk Meningkatkan Kualitas Dan Prestasi Belajar Di Era Digital Moch. Hilman Taabudillah; Kamila Syifaul Wafa; Siti Rachma Muthia
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/r1t2zt93

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efektivitas, kualitas, serta prestasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam perencanaan pembelajaran mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih personal, adaptif, dan interaktif. Strategi ini melibatkan peran kepala sekolah, guru, dan keterlibatan aktif siswa dalam memanfaatkan teknologi seperti chatbot, sistem rekomendasi materi, dan platform adaptif. Simpulan penelitian ini adalah perencanaan pembelajaran yang matang dan berbasis teknologi dapat meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa secara signifikan di era Society 5.0.