Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gadis Sehat, Masa Depan Cerah: Pencegahan Dan Penanganan Dismenorea Pada Remaja Putri Utami, Intan Putri; Kartika, Maudy Lila; Gunaristi, Wulan; Putri, Dessy Salmayanti
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i1.2723

Abstract

Selama masa menstruasi, sejumlah wanita mengalami berbagai ketidaknyamanan, seperti rasa lelah, nyeri pada payudara, sakit punggung, gangguan pencernaan, sakit kepala, depresi, mudah marah, dan dismenorea. Banyak penderita dismenorea memerlukan perhatian khusus agar gejala yang muncul dapat segera ditangani dan memperoleh pengobatan yang tepat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya pemahaman tentang dismenorea di kalangan siswi SMK Pajajaran 2 Bandung. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman mengenai manajemen dismenorea serta ketergantungan pada obat pereda nyeri. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan siswa melalui intervensi edukatif yang mencakup penyuluhan komprehensif, diskusi, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, dengan 95% respon positif. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan remaja. Kesimpulannya, intervensi edukasi ini mampu memberdayakan siswa dalam mengelola kesehatannya dengan lebih baik serta merekomendasikan pengembangan topik kesehatan pada kegiatan mendatang untuk hasil yang berkelanjutan. 
Empowering the Elderly through Simple Self-Care Education: A Community Service Program in Bandung Intan Putri Utami; Wening Sukmawati; Laila Abdah Shobrina
Jurnal Sentra Pengabdian Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Sentra Pengabdian
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JSP.694

Abstract

The aging process is associated with a progressive decline in physical, psychological, and social functions, which increases the vulnerability of older adults to personal hygiene and self-care problems. This community service initiative was designed to empower elderly individuals through educational interventions promoting simple and practical self-care of the hair, eyes, nails, and feet. The program was implemented at the “Juara” Elderly School, Lengkong District, Bandung City, in collaboration with the Indonesian Elderly Association (LLI). A participatory learning approach was adopted, combining interactive lectures, focused group discussions, and direct demonstrations to facilitate experiential learning. Evaluation of pre- and post-education assessments revealed a 35% improvement in participants’ knowledge regarding personal hygiene practices. In addition, qualitative observations indicated increased enthusiasm, confidence, and independence among participants in performing self-care routines. The activity demonstrated that structured health education for the elderly can effectively promote healthy aging, reduce dependency, and enhance overall well-being. The outcomes of this program highlight the importance of community-based participatory approaches in empowering the elderly to maintain dignity and quality of life through improved self-care management.
Literature Review: Promosi Kesehatan Holistik pada Remaja Utami, Intan Putri; Agung, Dery Ayat Warih
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.809

Abstract

Masa remaja merupakan fase kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang saling berinteraksi dan memengaruhi perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bukti terkini mengenai promosi kesehatan holistik pada remaja dengan mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial. Desain penelitian berupa Literatur reviewsistematis terhadap publikasi tahun 2020–2025. Pencarian dilakukan melalui database PubMed/PMC, Cochrane, BMC/Frontiers, serta situs resmi WHO dan CDC. Kriteria inklusi mencakup penelitian dengan responden remaja berusia 10–19 tahun, intervensi promotif atau preventif, serta memiliki keluaran yang terukur. Dua penelaah independen melakukan seleksi artikel dan penilaian risiko bias. Hasil menunjukkan bahwa intervensi multikomponen berbasis sekolah dan keluarga secara konsisten meningkatkan aktivitas fisik, durasi tidur, dan keterlibatan layanan kesehatan. Program mindfulness dan penguatan resiliensi menunjukkan efek kecil hingga sedang dalam menurunkan gejala stres dan kecemasan. Intervensi yang melibatkan teman sebaya dan School-Based Health Centers terbukti meningkatkan akses dan partisipasi remaja. Kesimpulan menunjukkan bahwa promosi kesehatan remaja paling efektif apabila bersifat lintas-domain, terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas, serta sensitif terhadap konteks budaya dan perkembangan digital. Implikasi penelitian ini menegaskan peran bidan sebagai koordinator strategis dalam kolaborasi lintas-sektor untuk mewujudkan kesejahteraan remaja secara holistik.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Intan Putri Utami; Maudy Lila Kartika; Saskia Salsabila
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/q6ae2v67

Abstract

Kemajuan teknologi informasi yang diikuti oleh pesatnya penggunaan media sosial telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku remaja, khususnya dalam memperoleh informasi terkait kesehatan reproduksi. Rendahnya tingkat literasi digital menyebabkan remaja lebih mudah terpapar informasi yang tidak akurat, sehingga berpotensi memengaruhi munculnya perilaku seksual yang berisiko. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pemanfaatan media sosial sebagai media edukasi. Kegiatan dilaksanakan di SMA 1 Muhammadiyah Bandung dengan melibatkan sebanyak 50 siswa. Metode pelaksanaan meliputi pengukuran pengetahuan awal melalui pre-test, pemberian edukasi interaktif berbasis media sosial, serta evaluasi akhir menggunakan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa dari 55,2 pada pre-test menjadi 78,6 pada post-test, yang menandakan terjadinya peningkatan pemahaman setelah intervensi. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi berbasis media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja serta berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif yang relevan di era digital.