Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SDN PELA Nurfatihi; Zulkifli; Ratnah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.32774

Abstract

This study aims to examine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model on the Indonesian language learning outcomes of third-grade students at SDN Pela. The research employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample consisted of 30 students, with 15 students in the experimental class and 15 in the control class, using pretest and posttest instruments. The results showed that the average posttest score of the experimental class was 82.07, higher than the control class, which scored 69.80. The normality test indicated that the data were normally distributed, the homogeneity test showed homogeneous variance (sig. 0.635 > 0.05), and the t-test revealed a significant difference (sig. 0.001 < 0.05). Therefore, it can be concluded that the implementation of the TGT learning model has a significant effect on improving students’ Indonesian language learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS (THINK PAIR SHARE) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA PADA SISWA KELAS V SDN PELA Fatmah; Zulkifli; Fitriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.33624

Abstract

 This study aims to determine the effect of implementing the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model on elementary school students' learning outcomes. The background of this study is based on the importance of implementing learning strategies that can increase students' active involvement in the learning process so that learning outcomes can be more optimal. The research method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The research subjects consisted of two classes, namely the experimental class given treatment using the TPS learning model and the control class using conventional learning. The results of data analysis showed that the initial abilities (pretest) of students in the experimental class and the control class were relatively the same, with an average score of 61.50 in the experimental class and 60.75 in the control class. The t-test on the pretest scores showed no significant difference between the two classes (sig. = 0.749 > 0.05), so it can be concluded that students' initial abilities were in a balanced condition. After being given treatment, the posttest results showed a significant difference. The experimental class obtained an average score of 81.20, higher than the control class with an average of 71.40. The t-test results also confirmed a significant difference (t count = 4.512 > t table = 2.024; sig. = 0.000). Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model has a positive and significant effect on student learning outcomes. This model is able to increase student interaction, cooperation, and understanding, making it more effective than conventional learning.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Literasi Membaca pada Siswa Kelas III SDN I Kalaki Sulastri; Desy Ningsih Komalasari; Zulkifli; Syahriani Yulianci; Didit Haryadi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya literasi membaca pada siswa kelas III SDN Kalaki. Literasi membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa, namun pada kenyataannya masih ditemukan berbagai kendala dalam penguasaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi membaca siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu faktor internal siswa, faktor guru, faktor lingkungan keluarga, serta faktor sarana dan prasarana. Faktor internal meliputi rendahnya minat dan motivasi membaca serta kemampuan dasar membaca yang belum optimal. Faktor guru berkaitan dengan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Faktor lingkungan keluarga ditunjukkan oleh minimnya dukungan orang tua dalam membiasakan kegiatan membaca di rumah. Sementara itu, faktor sarana dan prasarana berkaitan dengan keterbatasan fasilitas literasi, seperti kurangnya ketersediaan buku bacaan yang menarik dan belum optimalnya pemanfaatan perpustakaan sekolah.Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya literasi membaca siswa merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor yang saling memengaruhi. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang komprehensif dan kolaboratif antara guru, sekolah, dan orang tua dalam meningkatkan literasi membaca siswa melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif, penyediaan fasilitas literasi yang memadai, serta pembiasaan membaca baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 2 TAWALI Ahmadin; Desy Ningsih Komalasari; Zulkifli
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v5i1.110

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang implementasi kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS di SD Negeri 02 Tawali-Wera serta hambatan dalam pengimplementasiannya. Subjek pada penelitian ini adalah guru IPAS kelas V dan siswa kelas V SDN 02 Tawali, Metode penelitian yang digunakan berupa metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan sesuai dengan pendapat dengan menganalisis data. Hasil dari penelitian ini adalah SD Negeri 02 Tawali telah menerapkan Kurikulum Merdeka terutama pada pembelajaran IPAS. Dalam praktiknya, implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS di kelas V melibatkan beberapa perubahan yang signifikan, seperti penerapan pendekatan integratif. Guru mulai menggunakan berbagai metode pembelajaran yang lebih interaktif, seperti proyek berbasis masalah dan diskusi kelompok, namun dalam pengimplementasiannya masih ditemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kesulitan guru dalam menyesuaikan media pembelajaran, kurangnya kemampuan guru dalam mengkondisikan kelas, media pembelajaran tidak dimanfaatkan secara optimal, kurang banyaknya penilaian yang dilakukan, waktu yang singkat untuk menilai
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KELAS DI SDN 3 JATIWANGI KOTA BIMA Zulkifli; muhammad; Dedi Purwanto; Didit Haryadi
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v5i1.112

Abstract

Kemampuan dalam mengelola dan melaksanakan manajemen kelas yang baik merupakan upaya penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar di dalam kelas. Oleh karena itu, manajemen kelas yang efektif sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam hal ini, guru memiliki peran kunci yang menentukan keberhasilan siswa dalam belajar. Guru perlu terus menerus memastikan dan menciptakan suasana yang kondusif dan efektif di dalam kelas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan objek penelitian di SDN 3 JATIWANGI KOTA BIMA . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah merancang dan mengelola proses pembelajaran dengan baik, yang meliputi: (a) Perencanaan manajemen kelas yang melibatkan penyusunan silabus dan RPP(b) Pelaksanaan manajemen kelas yang mencakup tindakan mengatasi hambatan dalam proses manajemen kelas serta menciptakan iklim atau suasana kelas yang mendukung; (c) Aktivitas penutup pembelajaran berupa evaluasi yang diberikan kepada siswa secara lisan dan tulisan; (d) Efektivitas pembelajaran yang diukur dari kemampuan guru mengelola kelas, ketuntasan belajar, aktivitas belajar siswa, dan respon positif siswa terhadap pembelajaran, faktor-faktor pendukung dalam implementasi manajemen kelas untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa kelas 3 SDN 3 JATIWANGI KOTA BIMA yang telah dipaparkan diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana dan solusi bagi guru untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan manajemen kelas di SDN 3 JATIWANGI KOTA BIMA.