Tanty Milan Antonia Dollu
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP MOBILITAS SOSIAL BUDAYA DI MASYARAKAT MODERN Deni Rudolof Tunliu; Fadil Mas’ud; Alfret Benu; Koleta Luruk Klau; Tanty Milan Antonia Dollu; Asrin Deweli Nenotek Nenotek
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36889

Abstract

Globalisasi merupakan proses besar yang membawa perubahan mendasar dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat modern. Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi, serta meningkatnya hubungan antarnegara, membuat arus mobilitas sosial dan budaya berlangsung lebih cepat dan semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana globalisasi memengaruhi mobilitas sosial budaya, terutama dalam konteks perubahan nilai-nilai, pola hubungan antarindividu, serta dinamika identitas kelompok. Hasil kajian memperlihatkan bahwa globalisasi membuka ruang mobilitas sosial melalui meningkatnya akses terhadap pendidikan, peluang ekonomi, dan lapangan kerja yang lebih beragam. Di sisi lain, globalisasi juga mendorong mobilitas budaya melalui penyebaran nilai-nilai global, perubahan gaya hidup, serta intensitas pertukaran budaya yang semakin tinggi. Kondisi ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya keterbukaan wawasan, pola pikir yang lebih modern, dan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perkembangan global. Namun, globalisasi sekaligus menghadirkan tantangan yang tidak ringan, seperti memudarnya nilai budaya lokal, menguatnya homogenisasi identitas, serta meningkatnya ketimpangan sosial akibat perbedaan kemampuan masyarakat dalam merespons perubahan global. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan yang mampu menyeimbangkan antara penerimaan nilai-nilai global dan pelestarian budaya lokal agar masyarakat terus berkembang tanpa kehilangan identitas sosial budaya yang menjadi dasar karakter bangsa. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan yang dihasilkan globalisasi tetap selaras dengan kekayaan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.