Edwar Andiko Heri
Universitas Indonesia, Depok, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Desain Algoritma Video Pendek TikTok terhadap Perilaku Adiktif Remaja Rizka Annisa Sari; Mario Aditya Prasetyo; Annisa Rachma Syahrizal; Anastassya Putri Kaulika Bangun; Edwar Andiko Heri
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5888

Abstract

Penelitian berjudul Kajian Desain Algoritma Video Pendek TikTok terhadap Perilaku Adiktif Remaja ini membahas adiksi terhadap video pendek yang terjadi pada remaja, sebagai permasalahan baru yang timbul dari teknologi, akibat penggunaan berlebih aplikasi berbasis video pendek seperti TikTok. Dengan menggunakan metode kajian literatur terhadap sembilan artikel jurnal dengan fokus serupa dan menekankan pada aspek teknologi dan komunikasi, penelitian ini menganalisis faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, dan strategi penanganan adiksi, menggunakan perspektif pembentukan teknologi secara sosial (social shaping of technology/SST). Hasil kajian menunjukkan bahwa salah satu penyebab adiksi terhadap video pendek pada remaja ini adalah desain algoritma yang merekomendasikan konten berdasarkan preferensi pengguna, dan mendorong pengguna menggunakan aplikasi dalam waktu lama. Dampak yang ditimbulkan dari adiksi video pendek ini antara lain adalah penurunan fungsi kognitif, berkurangnya konsentrasi, hingga turunnya prestasi akademik. Penelitian juga menemukan bahwa algoritma rekomendasi tidak netral dan tidak transparan. Salah satu bentuk penanganan adiksi video pendek dalam konteks teknologi dan komunikasi adalah perlunya literasi algoritma. Peneliti merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk melakukan riset dengan metode di luar kajian literatur, untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif dalam pembahasan terkait adiksi video pendek pada remaja di Indonesia.
Transformasi Kebutuhan Pekerja Kreatif Periklanan di Era AI: Perspektif Uses and Gratifications Theory Anastassya Bangun; Annisa Rachma Syahrizal; Edwar Andiko Heri
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7901

Abstract

Kemunculan AI sebagai kunci utama Revolusi Industri 4.0 membawa dampak besar di semua industri, termasuk periklanan. Berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa AI digunakan untuk membantu pekerja kreatif periklanan mulai dari perencanaan, perancangan, hingga implementasi promosi iklan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan yang semakin mumpuni dalam mereplikasi kecerdasan manusia. Dengan menggunakan metode kajian literatur, makalah ini mencoba memaparkan permasalahan di atas yang dikaitkan dengan Uses and Gratifications Theory untuk melihat bagaimana pemilihan produk-produk AI tertentu (use) memberikan kepuasan pemenuhan kebutuhan bagi para pekerja kreatif (gratifications). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi AI oleh para pekerja kreatif periklanan memberi dampak besar dalam pemenuhan kelima kategorisasi tujuan penggunaan media AI menurut Uses and Gratifications Theory.
Pengelolaan Emosi Diri Karyawan Perusahaan Rintisan Akibat Tech Winter Edwar Andiko Heri; Shania Alya Hisna; Mario Aditya Prasetyo; Salsabilla Gunawijaya; Salya Elva Corina
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7936

Abstract

Fenomena tech winter telah menyebabkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di berbagai perusahaan rintisan, termasuk di Indonesia. PHK mendadak yang dialami oleh karyawan startup tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga menimbulkan tekanan emosional dan krisis identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk pengungkapan emosi diri dan strategi adaptasi intrapersonal yang dilakukan oleh eks-karyawan startup pasca-PHK. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif konstruktivis dengan metode wawancara mendalam terhadap lima informan yang mengalami PHK akibat tech winter. Temuan menunjukkan bahwa pengungkapan emosi dilakukan secara privat melalui refleksi diri, journaling, dan dialog batin, bukan melalui media sosial atau komunikasi terbuka. Emosi yang dominan meliputi ketakutan, kemarahan, kecemasan, dan ketenangan, sebagaimana dirumuskan dalam teori Emotional Self-Disclosure. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa proses komunikasi intrapersonal memainkan peran penting dalam membangun kembali keseimbangan emosional dan orientasi karier setelah mengalami krisis akibat PHK. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan intervensi psikososial berbasis empati dalam konteks ketenagakerjaan digital.