Kaniati Amalia
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Manajemen Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Spiritual Siswa (Studi Multi Situs di SD Nurul Faizah Surabaya dan SDI Raden Patah Surabaya) Atiyah Manzilatur Rohmah; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto; Amrozi Khamidi; Kaniati Amalia; Erny Roesminingsih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6874

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan strategi manajemen kesiswaan berbasis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam pengembangan karakter spiritual siswa di tingkat sekolah dasar. Studi dilakukan di dua sekolah, yakni SD Nurul Faizah Surabaya dan SDI Raden Patah Surabaya, dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, sedangkan keabsahan data dijamin melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program spiritual dilakukan secara sistematis, pengorganisasian melibatkan pembagian peran yang jelas antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah kesiswaan, guru, wali kelas, dan wali murid, pelaksanaan mencakup pembiasaan ibadah, kegiatan religious, serta keteladanan guru, sedangkan pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin dan monitoring perkembangan karakter siswa. Perbedaan orientasi program terlihat antara kedua sekolah: SD Nurul Faizah menekankan ibadah ritual dan tahfiz, sementara SDI Raden Patah memprioritaskan penguatan akhlak sosial dan nilai empati sosial. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi strategi sesuai konteks dapat menghasilkan pembentukan karakter spiritual yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis POAC tidak hanya efektif menumbuhkan karakter spiritual dan memperkuat budaya religius, tetapi juga menjadi model pembinaan karakter sistematis yang dapat direplikasi di sekolah lain. Implikasi praktis penelitian ini meliputi peningkatan kualitas pengelolaan program spiritual dan pengembangan kapasitas tenaga pendidik dalam mendukung pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.
Evaluation of Drug Abuse Education Program for Students through a Partnership Between Police and Schools Rendra Eka Kumala; Kaniati Amalia; Amrozi Khamidi
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 14 No. 01. (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v14i01..53

Abstract

This study aims to evaluate the drug abuse education program for students implemented through a partnership between the Police and schools in Karawang Regency, particularly through the Sie Dokkes Unit of the Karawang Police Department. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data sources included school representatives (principals, guidance and counseling teachers, and students) as well as police personnel (Sie Dokkes and the Narcotics Unit). Data were collected through in-depth interviews, observations of educational activities, and document analysis. Data analysis techniques involved data condensation, data display, and conclusion drawing. The results showed that the drug abuse education program had been fairly effective in increasing students’ knowledge and awareness of the dangers of drug abuse. The main supporting factors were the strong commitment and coordination between schools and the police, as well as the contextual educational approach through counseling sessions and case simulations. However, several challenges were identified, including limited human resources and the lack of structured and regular program schedules. The study concludes that the partnership between the police and schools serves as an effective strategy for fostering a drug-free educational environment.