Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Bakat Siswa Melalui Kegiatan Unjuk Kreasi Navima Aulya Sava; Windasari Windasari; Amrozi Khamidi
Studia Manageria Vol 5 No 1 (2023): Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Magister Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/studiamanageria.v5i1.17151

Abstract

Every human being is born with talents according to their respective interests, so that the development of students in educational institutions is not only in the academic field, but in the development of talents. The teacher's role in developing student talents is to accommodate all forms of student talents, provide a place to accommodate student talents, and provide positive motivation to students. Data collection was carried out at SDN Singonegaran 1 Kediri with a qualitative method, namely by interviewing the person in charge of talent development activities. SDN Singnegara 1 Kediri has talent development activities, namely creative demonstration activities which are held every Saturday. Each class must perform one performance per week. Seen from every week, the enthusiasm of students is increasing, this is because the self-confidence of students has started to be high. The purpose of this activity is to accommodate and develop students' talents and interests, besides that this activity also aims to train students' self-confidence. Thus, this study aims to find out how educational institutions develop students' talents and interests, and this research will examine (1) program planning for creative demonstration activities at SDN Singonegaran 1 Kediri by setting all objectives for these activities, (2) Organizing in the implementation of creative demonstration activities at SDN Singonegaran 1 Kediri, (3) Actuating of implementing the creative demonstration activity program at SDN Singonegaran 1, (4) Controlling of activities carried out to evaluate program activities so that they continue to run according to the predetermined plan.
Implementasi Kebijakan Teaching Factory dalam Pembelajaran Berbasis Industri di Sekolah Menengah Kejuruan: Studi Kasus di SMKN 13 Surabaya Kompetensi Keahlian Teknik Permesinan Lilik Suhartatik; Mochamad Nursalim; Mufarrihul Hazin; Amrozi Khamidi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6821

Abstract

Kebijakan Teaching Factory (TeFa) merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyinergikan proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja masa kini. SMKN 13 Surabaya menjadi salah satu sekolah pelaksana kebijakan ini, khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Permesinan, dengan tujuan mencetak lulusan yang profesional dan kompetitif di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kebijakan Teaching Factory menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III, yang menitikberatkan pada empat dimensi utama, yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru produktif, instruktur industri, serta siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui proses kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Teaching Factory di SMKN 13 Surabaya berjalan cukup optimal. Komunikasi dan koordinasi antara sekolah dan industri berlangsung efektif, sumber daya manusia kompeten, dan struktur birokrasi mendukung melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Meski demikian, peningkatan fasilitas praktik serta evaluasi berkelanjutan masih diperlukan agar implementasi Teaching Factory semakin efektif di masa mendatang.
Manajemen Sokolah dalam Upaya Meningkatkan Eksistensi Sekolah Cagar Budaya (Studi Multi Situs di SDN Purwotengah Kota Mojokerto dan di SDN Sulung Kota Surabaya) Ahmad Fahruddin; Amrozi Khamidi; Muhamad Sholeh; Mochamad Nursalim
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6825

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sekolah cagar budaya di dua tempat yang berbeda yaitu SDN Purwotengah Mojokerto dan SDN Sulung Surabaya, yang bertujuan untuk memahami upaya kedua sekolah tersebut dalam meningkatkan eksistensinya sebagai sekolah cagar budaya dalam bentuk program khusus dan sesuai karakteristik masing-masing sekolah tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan multi situs dan kerangka teori manajemen dari GR Terry. studi ini mengkaji aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pada sekolah cagar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah tersebut memiliki manajemen yang unik dengan persamaan dan perbedaannya, SDN Purwotengah mengusung program Geno Center dan Museum galeri Soekarno, sedangkan SDN Sulung mengusung program Artefak dan museum Artefak. Penelitian ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran dan kecintaan terhadap nilai historis dan nilai budaya pada sekolah cagar budaya dan juga sebagai sumber inspirasi bagi sekolah cagar budaya lainnya di Indonesia.
Implementasi Kebijakan Sekolah Ramah Anak di UPT SMP Negeri 1 Gresik Dessy Fitria; Mochamad Nursalim; Amrozi Khamidi; Mufarrihul Hazin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6826

Abstract

Sekolah ramah anak yang berbasis pada pemenuhan hak-hak anak merupakan upaya strategis untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, aman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) di Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan untuk memperoleh data mendalam melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan SRA sangat dipengaruhi oleh empat faktor utama sebagaimana dikemukakan oleh George C. Edwards III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Komunikasi yang efektif antar pelaksana kebijakan menciptakan pemahaman yang jelas mengenai tujuan dan prosedur kebijakan SRA. Sumber daya manusia yang kompeten serta sarana dan prasarana yang memadai menjadi penunjang utama kelancaran pelaksanaan di sekolah. Disposisi positif kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan memperkuat komitmen mereka dalam menjalankan kebijakan, sementara struktur birokrasi yang terkoordinasi dengan baik antar pelaksana mempermudah proses implementasi di lapangan. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan sekolah ramah anak bukan sekadar peraturan formal, melainkan sebuah komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi kebijakan SRA di Kabupaten Gresik menunjukkan pentingnya sinergi antar berbagai pemangku kepentingan untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak dalam pendidikan serta membentuk generasi yang berkarakter, berdaya, dan terlindungi.
Gaya Kepemimpinan Servant Leadership Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Studi Kasus Multisitus di SD Muhammadiyah 4 Pucang dan SD Khadijah 3 Surabaya) Wachidah Ella Az; Amrozi Khamidi; Erny Roesminingsih; Mochamad Nursalim
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan servant leadership dalam meningkatkan kinerja guru di SD Muhammadiyah 4 Pucang dan SD Khadijah 3 Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada manajemen, tetapi juga memiliki kemampuan melayani dan memberdayakan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di kedua lembaga tersebut menerapkan nilai-nilai servant leadership seperti empati, mendengarkan, membangun komunitas, dan komitmen terhadap pengembangan individu. Implementasi gaya kepemimpinan ini mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, meningkatkan motivasi dan tanggung jawab guru, serta mendorong peningkatan profesionalisme dalam pembelajaran. Dengan demikian, servant leadership terbukti relevan diterapkan dalam konteks lembaga pendidikan Islam karena mampu mengintegrasikan nilai pelayanan, keteladanan moral, dan peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan.
Pengaruh Path- Goal Leadership Kepala Sekolah pada Peningkatan Inovasi Pengajaran Guru di UPT SMP Negeri 29 Gresik Wahyu Tri Wijayati; Erny Roesminingsih; Muhamad Sholeh; Amrozi Khamidi
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6837

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah sering terjadi kurang efektif dalam memimpin, sehingga guru sering berhadapan dengan kendala dalam pengajaran yang berdampak pada inovasi pengajaran guru. Guru sering kali terjebak dalam rutinitas pembelajaran yang berorientasi pada penyampaian materi semata, bukan pada pengembangan kreativitas dan inovasi pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh path-goal leadership kepala sekolah pada peningkatan inovasi pengajaran guru di UPT SMP Negeri 29 Gresik. Jenis penelitian yang diadopsi mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang dipergunakan pada penelitian berjumlah 40 guru. Teknik penganalisisan mempergunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian memberi bukti jika inovasi pengajaran guru di UPT SMP Negeri 29 Gresik dapat terjadi peningkatan apabila dipengaruhi oleh path-goal leadership seorang kepala sekolah. Pengujian hipotesis pada tabel di atas membuktikan nilai t path-goal leadership yang didapatkan senilai 9,286 bermakna positif, untuk signifikan yang didapatkan senilai 0,000 < 0,050 dengan kontribusi 68,6%.
Strategi Manajemen Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Spiritual Siswa (Studi Multi Situs di SD Nurul Faizah Surabaya dan SDI Raden Patah Surabaya) Atiyah Manzilatur Rohmah; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto; Amrozi Khamidi; Kaniati Amalia; Erny Roesminingsih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6874

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan strategi manajemen kesiswaan berbasis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam pengembangan karakter spiritual siswa di tingkat sekolah dasar. Studi dilakukan di dua sekolah, yakni SD Nurul Faizah Surabaya dan SDI Raden Patah Surabaya, dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, sedangkan keabsahan data dijamin melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program spiritual dilakukan secara sistematis, pengorganisasian melibatkan pembagian peran yang jelas antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah kesiswaan, guru, wali kelas, dan wali murid, pelaksanaan mencakup pembiasaan ibadah, kegiatan religious, serta keteladanan guru, sedangkan pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin dan monitoring perkembangan karakter siswa. Perbedaan orientasi program terlihat antara kedua sekolah: SD Nurul Faizah menekankan ibadah ritual dan tahfiz, sementara SDI Raden Patah memprioritaskan penguatan akhlak sosial dan nilai empati sosial. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi strategi sesuai konteks dapat menghasilkan pembentukan karakter spiritual yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis POAC tidak hanya efektif menumbuhkan karakter spiritual dan memperkuat budaya religius, tetapi juga menjadi model pembinaan karakter sistematis yang dapat direplikasi di sekolah lain. Implikasi praktis penelitian ini meliputi peningkatan kualitas pengelolaan program spiritual dan pengembangan kapasitas tenaga pendidik dalam mendukung pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.