Sabrina Syifaurrahmah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN GAME BASED LEARNING DALAM PAI: STUDI KUALITATIF TENTANG DESAIN, URGENSI, DAN DAMPAK ZEP QUIZ Sabrina Syifaurrahmah; Fadhilah Izzah Khairunnisa; Karoma; Muhammad Isnaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37278

Abstract

The rapid development of digital technology demands a transformation in Islamic Religious Education (PAI), yet it faces challenges such as infrastructure inequality, limited digital learning materials, and low teacher digital literacy. This study aims to analyze adaptive learning strategies through the integration of Information Technology and Game-Based Learning (GBL) using Zep Quiz, as well as to describe its design, urgency, and impact. The research method employed is descriptive qualitative to elucidate the role of technology in PAI, supported by the 4D development model (Define, Design, Develop) in game design. The data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the integration of IT and GBL creates flexible (anytime, anywhere) and interactive learning environments. The development of Zep Quiz through the stages of defining, designing, and developing has proven to increase students' motivation, engagement, and understanding of PAI materials. Although challenges such as costs and distraction risks exist, solutions including teacher training, Islamic content validation, and multi-party collaboration are recommended. In conclusion, Zep Quiz-based GBL serves as an effective innovation for internalizing Islamic values contextually in the digital era.
PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA: PERSPEKTIF ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA Sabrina Syifaurrahmah; Jefpi Milda; Muhajirin Muhajirin; Mukmin Mukmin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1090

Abstract

Sex education is a very important education, including for children and teenagers. Of course, in its own application there are still pros and cons. However, in the modern era where the dissemination and access of information is very easy to obtain, it is hoped that sex education can be taught to children from an early age with patterns and teaching given according to their respective levels and based on Islamic teachings because it can guide them to a directed life. The type of research used is library research by collecting data through sources such as books, journals, articles and previous research found online then reviewed and analyzed using descriptive analysis techniques. The results showed that sex education is an effort to introduce and guide children who are not only related to sexuality, but how to respond and respond to sex itself rationally, starting from caring and protecting so that children's lives can be guided properly. The provision of sex education must be adjusted to the development of children's age so that children can receive it properly and effectively. The strategies that can be given to children regarding sex education include introducing aurat and its limits, separating beds between boys and girls, teaching children to ask permission when entering parents' rooms and maintaining genital hygiene.AbstrakPendidikan seks merupakan pendidikan yang sangat penting, termasuk bagi kalangan anak dan remaja. Tentunya dalam penerapannya sendiri masih terdapat pro dan kontra. Namun, di era modern yang mana penyebaran dan pengaksesan informasi sangat mudah untuk didapatkan, maka diharapkan agar pendidikan seks dapat diajarkan kepada anak sejak dini dengan pola dan pengajaran yang diberikan sesuai tingkatan masing-masing dan didasarkan pada ajaran Islam karena dapat membimbingnya pada kehidupan yang terarah. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research kemudian dikaji dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks merupakan sebuah upaya mengenalkan dan membimbing anak yang tidak hanya terkait dengan seksualitas semata, namun cara menyikapi dan menanggapi seks itu sendiri secara rasional, mulai dari merawat dan menjaga sehingga kehidupan anak dapat terbimbing dengan baik. Pemberian pendidikan seks harus disesuaikan dengan perkembangan usia anak sehingga anak dapat menerimanya dengan baik dan efektif. Adapun strategi yang dapat diberikan pada anak mengenai pendidikan seks, di antaranya mengenalkan aurat dan batasannya, memisahkan tempat tidur antara anak laki-laki dan perempuan, mengajarkan anak untuk meminta izin ketika memasuki kamar orang tua serta menjaga kebersihan kelamin.