Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Humor dalam REBT terhadap Kecemasan Akibat Fear of Missing Out (FOMO): Studi Literatur Siti Nur Halizah; Chalisah Salsabila Widodo; Jumi’ati Afifah; Daffa Anugrah Putra; Muhamad Afifuddin Ghozali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37635

Abstract

This literature review aims to examine the effectiveness of a humorous approach in Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) in addressing anxiety caused by Fear of Missing Out (FOMO). The background to this research is the increasing prevalence of FOMO as a form of modern social anxiety triggered by social media use. The research method used was a systematic integrative review, combining the results of quantitative, qualitative, and theoretical research articles. The results indicate that humor in REBT is effective in reducing FOMO anxiety by addressing irrational beliefs, decreasing emotional reactivity, and facilitating cognitive transformation. Humor helps individuals view social situations from a more adaptive perspective, increases self-acceptance, and reduces compulsive behaviors related to social media. This study concludes that integrating humor into REBT can be an effective strategy for addressing FOMO anxiety among students.
Hakikat Pendidikan dan Pembelajaran, Serta Tanggung Jawab dan Standar Kompetensi Guru Bakhrudin All Habsy; Chalisah Salsabila Widodo; Putri Meisya Ayu Dewantara; Nabila Jasmine Faiz
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2521

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Tujuannya mengembangkan potensi peserta didik, seperti kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam masyarakat. Prosesnya bisa dilakukan melalui sekolah formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat dari Pendidikan serta tugas dan standart guru di Indonesia, dengan ini kita mengetahui standart yang harus dimiliki oleh seorang guru professional serta bagaimana proses Pendidikan yang berlangsung di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi literatur review dari artikel yang mengkaji terkait dengan hakikat serta fungsi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru adalah pekerjaan berdasarkan ilmu pengetahuan dan pendidikan, memerlukan keahlian dalam bidang tertentu. Syaratnya termasuk ketakwaan, pengetahuan, kesehatan, perilaku baik, dan kompetensi yang diperlukan. Fungsi pendidikan dalam perubahan sosial modern melibatkan adaptasi masyarakatakan nilai dan perilaku baru. Guru profesional perlu memenuhi kompetensi kepribadian, pedagogik, profesional, dan sosial sesuai dengan UUGD Nomor 14 Tahun 2005. Guru juga harus menjalankan tugas utama sebagai pendidik, administrator, pribadi, dan psikologis dengan tanggung jawab intelektual, profesional, sosial, moral, spiritual, dan pribadi.   
Pengaruh Tes Psikologi terhadap Pengambilan Keputusan Karir pada Siswa Sekolah Menengah Atas Chalisah Salsabila Widodo
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.4955

Abstract

Masa Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan periode krusial dalam menentukan arah karir siswa, namun banyak siswa menghadapi kebingungan dalam memilih jurusan atau profesi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Artikel ini membahas pengaruh tes psikologi terhadap pengambilan keputusan karir pada siswa SMA. Tes psikologi, seperti tes minat, bakat, kepribadian, dan kognitif, dapat membantu siswa memahami potensi diri, menyesuaikan pilihan karir dengan profil psikologis, serta mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Selain itu, tes psikologi juga memberikan data objektif yang bermanfaat bagi guru dan orang tua dalam proses bimbingan. Faktor internal (minat, bakat, efikasi diri) dan eksternal (keluarga, teman, guru, kondisi sosial ekonomi) turut memengaruhi keputusan karir siswa. Guru Bimbingan dan Konseling berperan penting dalam mengadministrasikan tes dan memberikan arahan berdasarkan hasil tes tersebut. Studi kasus dan data pendukung menunjukkan bahwa integrasi tes psikologi dalam program bimbingan karir efektif membantu siswa membuat keputusan yang lebih tepat. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah mengoptimalkan penggunaan tes psikologi dan melibatkan guru BK secara aktif dalam proses pengambilan keputusan karir siswa.