Octavia Ramadhani
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program SEPATU sebagai Upaya Peningkatan Disiplin dan Keteladanan Guru di Sekolah Dasar Octavia Ramadhani; Arta Mulya Budi Harsono; Ahmad Suriansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37636

Abstract

Disiplin dan teladan guru adalah fondasi krusial dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Guru bukan sekadar penyampai materi, melainkan juga contoh perilaku yang membentuk pemahaman dan penerapan nilai kedisiplinan oleh siswa. Akan tetapi terdapat ketidakteraturan dalam kedatangan tepat waktu dan ketidakstabilan dalam menerapkan kebiasaan disiplin oleh guru. Kondisi ini secara langsung memengaruhi tingkah laku siswa, sehingga dibutuhkan inisiatif sekolah yang dapat mengatur teladan secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Program SEPATU (Selalu Tepat Waktu) sebagai strategi meningkatkan kedisiplinan dan peran teladan guru di sekolah dasar. Latar belakangnya didasarkan pada pentingnya teladan guru sebagai fondasi utama pembentukan karakter disiplin siswa, serta inkonsistensi praktik disiplin di sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratori, data dikumpulkan via observasi, wawancara terstruktur, dan analisis dokumen, fokus pada implementasi program di SDN Surgi Mufti 1 Banjarmasin. Hasil menunjukkan program berjalan namun belum optimal. Guru mulai sadar akan disiplin, meski sebagian kurang konsisten dalam ketepatan waktu. Siswa respons positif lewat rutinitas pagi dan meniru guru, tapi keterlambatan masih terjadi, terutama Senin. Hambatan utama: inkonsistensi guru, kesiapan siswa, dan kendala teknis seperti gangguan alat absensi. Sekolah siapkan penguatan via evaluasi berkala, koordinasi lebih baik, dan perbaikan fasilitas. Penelitian menegaskan keberhasilan disiplin bergantung pada konsistensi teladan guru, dukungan sistem sekolah, dan keterlibatan keluarga. Temuan ini berkontribusi pada praktik pendidikan karakter dan arahkan penguatan kebijakan kedisiplinan berbasis budaya sekolah ke depan.