Penelitian ini bertujuan untuk menkaji bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan dalam pembelajaran matematika untuk memperkuat pemahaman konsep sekaligus pembentukan karakter. Selama ini, matematika sering dianggap hanya berfokus pada logika dan prosedur hitung, namun pandangan terkini menegaskan bahwa pembelajaran juga perlu mendorong sikap etis yang bersumber dari ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur sistematis dengan menganalisis artikel jurnal, buku, dan prosiding yang dipublikasikan anatara tahun 2020 hingga 2025. Pemilihan sumber dilakukan melalui pencarian kata kunci yang relevan dan penyaringan berdasrkan fokus penelitian. Hasil sinteses menunjukkan beberapa strategi utama, yaitu mengontekstualkan masalah matematika dengan praktik keislaman, mengintegrasikan ayat Al-Qur’an dan hadis dalam pembelajaran, serta menerapkan pedagogi berbasis karakter. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran yang terkait dengan konteks Islam, seperti zakat, warisan, dan prinsip keadilan, membantu memperdalam pemahaman kosnep dan meningkatkan motivasi. Penggunaan teks keagamaan juga menumbuhkan kesadaran spiritual, sedangkan pembiasaan nilai seperti kejujuran, disiplin, dan rasa syukur memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter siswa. Selain itu, bahan ajar berbasis nilai Islam terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan minat belajar. Secara keseluruhan, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika dinilai memberikan dampak nyata terhadap perkembangan kognitif dan moral peserta didik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berkelanjutan.