Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Handover Sebagai upaya Peningkatan Keselamatan Pasien (Patient Safety) di Rumah Sakit Triwibowo, Cecep; Yuliawati, Sulhah; Husna, Nur Amri
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2016.11.2.646

Abstract

Communication on various information about the patient's progress is a fundamental component in patient safety. Transfer information in handover is essential to ensure the effectiveness and safety in patient care. The purpose of this research is to know the a relationship between handover with patient safety. The methods of this research used analytic correlative with cross sectional approach. This research used total sampling that is 62 nurses at Sidawangi Hospital West Java Province. Collecting data using closed questionnaire. Data were analyzed using chi square. The result of research showed 53.2 % nurses is implement handover included of good category and 51.6%  patient safety included of good category. Statistical test showed a significant relationship between the implementation of the handover with patient safety in the hospital with a P value of 0.04. The conclusion that the handover contribute to patient safety in hospitals.
Hand-Held Fan untuk Mengurangi Sesak Napas pada Pasien Kanker Paru Husna, Nur Amri; Enggarwati, Pandan; Damanik, Sri Melfa
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v10i2.827

Abstract

Sesak napas merupakan gejala subjektif yang sering dialami oleh pasien kanker paru yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kecemasan dan penurunan kualitas hidup. Terapi farmakologi diberikan kepada pasien namun dapat mengakibatkan efek samping yang merugikan. Untuk itu, penggunaan terapi non-farmakologi seperti hand-held fan (HHF) merupakan tanggung jawab perawat dalam mengurangi penggunaan obat sesak. Berdasarkan hasil bukti ilmiah atau evidence based nursing (EBN), HHF adalah terapi modalitas menggunakan pendekatan palliative care yang dapat diterapkan untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. Penerapan EBN menggunakan critical review dan pelaksanaannya menggunakan model Stetler. Sehingga metode penelitian yang digunakan yaitu one-group pre test-post test. Penerapan EBN ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan hand- held fan untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. Sesak napas diukur menggunakan Modified Borg Scale (MBS). Penerapan EBN dilakukan kepada 6 orang pasien dengan kanker paru. Hasil penerapan EBN menunjukkan bahwa kombinasi HHF dan penggunaan pernafasan diafragma efektif dalam mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru (p=0,026; p<0,05). Hand-held fan dapat diaplikasikan perawat sebagai intervensi manajemen non farmakologi untuk mengurangi sesak napas pada pasien kanker paru. 
Edukasi SAFE (Strong, Active, Fit, Emergency-Ready) Sebagai Upaya Membangun Generasi Remaja Tangguh ENGGARWATI, PANDAN; Damanik, SRI MELFA; DEWI, APRI RAHMA; HUSNA, NUR AMRI; ROHMAWATI , DHIAN LULUH; HELMAWATI , SEPTY AULIA; SYABANI , ANISA DWI; BUDIMAN , FIRLIANA
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.627

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar pembelajaran intrakurikuler dan dilakukan di lingkungan sekolah yang bertujuan untuk mewadahi sekaligus meningkatkan minat, bakat, keterampilan dan kemampuan serta membantu proses perkembangan fisik peserta didik. Remaja, khususnya anggota pramuka, sering terlibat dalam kegiatan luar ruangan yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan matra terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa pramuka dalam menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Dalam kegiatan ini siswa diharapkan siswa dapat belajar memahami peraturan baris-berbaris, melatih ketahanan fisik, serta menumbuhkan tanggung jawab dan keberanian. Metode: pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 13 Depok dengan memberikan edukasi kepada 30 orang siswa melalui ceramah interaktif, demonstrasi pertolongan pertama, dan simulasi penanganan kondisi darurat. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 9,37 (SD = 1,752) sebelum menjadi 13,13 (SD = 1,570) setelah edukasi. Terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 3,76 poin setelah pelaksanaan intervensi. Kesimpulan: Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk meningkatkan pengetahuan siswa pramuka SMP Negeri 13 Depok dalam menjaga kesehatan dan menghadapi situasi darurat.