Latar Belakang : Pola makan yang tidak sehat serta paparan stres dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif. Salah satu mekanismenya adalah stres oksidatif yang terjadi ketika jumlah radikal bebas dalam tubuh melebihi kapasitas antioksidan endogen. Flavonoid merupakan metabolit sekunder yang berperan sebagai antioksidan alami dan banyak ditemukan pada tumbuhan, termasuk bunga kertas (Bougainvillea glabra). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total serta nilai IC50 sebagai indikator aktivitas antioksidan infusa bunga kertas. Metode: Penelitian diawali dengan penyiapan simplisia melalui proses pengeringan dan penghalusan bunga, kemudian pembuatan infusa pada suhu 90 °C selama 15 menit. Identifikasi flavonoid dilakukan secara kualitatif menggunakan reagen spesifik. Penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode kolorimetri dengan reagen AlCl? dan CH3COOK pada infusa 10% (10 g/100 mL). Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH untuk memperoleh nilai IC50. Hasil: Uji kualitatif menunjukkan adanya flavonoid yang ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi jingga. Infusa bunga kertas 10% memiliki kadar flavonoid total sebesar 12,10±0,55 mgEK/10 g. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa nilai IC?? infusa sebesar 703,34±12,37 µg/mL, yang mengindikasikan aktivitas antioksidan sangat lemah. Rendahnya aktivitas ini diduga terkait dengan kelarutan flavonoid yang kurang optimal dalam air serta kemungkinan degradasi senyawa pada pemanasan 90 °C. Kesimpulan: Infusa bunga kertas mengandung flavonoid, namun memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah. Rendahnya kadar flavonoid terlarut dan potensi kerusakan senyawa akibat pemanasan menjadi faktor yang memengaruhi rendahnya aktivitas antioksidan.