Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Agama dalam Membentuk Nilai dan Norma sebagai Alat Kontrol Sosial di Masyarakat Apriansyah, Yudi; Rany Claudia
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 11 No 2 (2025): Vol 11 No.2
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.11.2.188-201

Abstract

Religion serves not only as a spiritual guide but also as a powerful mechanism of social control, shaping behavior and fostering social cohesion through internalized values and norms. In highly pluralistic societies such as Indonesia, understanding how diverse religious traditions shape social regulation is critical. However, comparative interfaith analyses remain scarce. This qualitative descriptive study investigates the role of religion as a tool of social control from an interfaith perspective in Bengkulu City, Indonesia. Ten religious leaders representing Islam, Catholicism, Protestantism, Hinduism, and Buddhism were selected through snowball sampling. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña's interactive model, within the framework of Kelman's Social Influence Theory. The findings indicate that all five religions promote core values—discipline, compassion, justice, and respect—that function as mechanisms of social regulation. Three key themes emerged: (1) moral discipline and self-regulation, (2) love and social harmony, and (3) ethical control and communal cohesion. These values are internalized through stages of compliance, identification, and internalization. While methods differ—from karmic beliefs in Hinduism to communal rituals in Islam—all traditions foster moral accountability and contribute to societal stability. Religion operates both vertically (between adherents and the divine) and horizontally (among community members), embedding both formal and informal social sanctions. Despite theological differences, shared moral imperatives strengthen interfaith understanding and reinforce social order. This study affirms the enduring relevance of religion in shaping ethical behavior in multicultural societies and calls for further exploration of its evolving role amid changing socio-political landscapes.
The Village Reading Movement to Build a Culture of Literacy among Children in Kelindang Atas Village Rany Claudia; Apriansyah, Yudi; Sestika, Syahwa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.752

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun budaya literasi anak melalui program Gerakan Desa Membaca di Desa Kelindang Atas. Rendahnya minat baca anak-anak desa serta keterbatasan sarana bacaan yang tersedia. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dengan sasaran kegiatan kepada orang tua, anak dan perangkat desa mengenai pentingnya literasi, mendongeng dan membaca bersama anak-anak, serta penyerahan sumbangan buku kepada perpustakaan desa. Pelaksanaan kegiatan melibatkan orang tua, anak-anak, dan perangkat desa. Hasil kegiatan melalui observasi dan absensi kehadiran terdapat indikasi adanya peningkatan budaya literasi yang ditunjukkan dengan kehadiran 70% peserta dan partisipasi aktif dalam diskusi. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan mendongeng, dengan sebagian berani menceritakan kembali isi dongeng dan membaca bergiliran. Sumbangan buku juga diterima dengan baik oleh pihak desa dan direncanakan menjadi koleksi pojok baca desa. Keunggulan kegiatan ini adalah metode sederhana namun efektif, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa. Program ini membuka peluang pengembangan ke depan, seperti pembentukan klub membaca, penguatan peran pemuda desa sebagai relawan literasi, serta kolaborasi dengan sekolah dan pemerintah desa. Dengan demikian, kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya menumbuhkan budaya literasi anak sekaligus memperkuat peran institusi desa sebagai pusat literasi masyarakat.
Sosialisasi Kenali & Cegah HIV/AIDS Bersama di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu Anggun seftiany; Susan Tina Wontu; Lovia Sadatun Hariani; Revani Hargianti; Hasana Putri; Habibi Ardiansyah; Ika Pasca Himawati; Rany Claudia
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.120

Abstract

HIV/AIDS remains a serious threat among Indonesian adolescents due to poor health literacy, particularly in Bengkulu City with 102 new cases in 2025. This study aimed to enhance HIV/AIDS knowledge among students of SMK Negeri 1 Bengkulu City through educational outreach. Quantitative quasi-experimental pre-test post-test one-   group design was employed. Population comprised all grade 10-12 students (n=500), with purposive sample of 60 students. Instrument was 5-item multiple-choice questionnaire, analyzed using Wilcoxon Signed-Rank Test (SPSS 26, p<0.05). Results demonstrated significant knowledge improvement from pre-test mean 40.33 (SD=19.99) to post-test 81.50 (SD=12.19), p=0.000. Conclusion: The outreach effectively built understanding of HIV definition, transmission, prevention, and inclusive attitudes toward PLWHA, contributing to HIV spread control in Bengkulu.