Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketahanan Iman Jemaat di Tengah Penganiayaan: Kajian Teologis Matius 5:10–12 dalam Konteks Gereja di Indonesia Pasaribu, Ranto Indra; Mukti, Guntur Hari; Chandra, Tjahjadi
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i2.156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penganiayaan terhadap umat Kristen di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat, yang menunjukkan ketegangan antara jaminan kebebasan beragama dan realitas sosial di lapangan. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan teologis dan pastoral bagi gereja dalam membina jemaat agar tetap setia dan berpengharapan di tengah tekanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menafsirkan Matius 5:10–12 secara teologis serta mengkontekstualisasikannya bagi pembentukan ketahanan iman jemaat di masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan hermeneutik teologis dan pastoral kontekstual, melalui tiga tahap: eksposisi teks biblika, analisis konteks sosial-keagamaan, dan refleksi pastoral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderitaan karena kebenaran merupakan bagian dari kerohanian murid Kristus yang meneguhkan identitas gereja sebagai komunitas salib. Ketahanan iman jemaat dibentuk melalui lima dimensi utama: pengalaman rohani yang otentik, komunitas gereja yang suportif, pengajaran teologis yang kontekstual, kepemimpinan rohani yang empatik dan profetik, serta kesadaran eskatologis yang menumbuhkan pengharapan. Penelitian ini menegaskan bahwa gereja di Indonesia dipanggil untuk mengembangkan model pembinaan pastoral integratif yang mampu mengubah penderitaan menjadi sarana pembentukan iman dan kesaksian Kristus di tengah dunia yang menolak kebenaran.
Internalisasi Nilai Kasih: Membangun Etika Interaksi Sosial Siswa SMA Yadika Soreang Pasaribu, Ranto Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.166

Abstract

Character building in adolescents within the school environment requires an approach that touches upon both spiritual and emotional aspects to address complex social interaction challenges. This community service aims to internalize the values of love to build healthy social interaction ethics for students at SMA Yadika Soreang, Bandung Regency. The selection of this topic is based on the importance of empathy and solidarity in preventing interpersonal conflicts and bullying in schools. The method used was a spiritual gathering employing dialogic lectures, social simulations, and participatory group discussions involving 40 students. The results indicated a 92% increase in students' understanding regarding the concept of harmonious interpersonal relationships. Students were able to demonstrate peaceful conflict resolution methods and showed increased empathy toward peers during simulation sessions. In conclusion, this activity successfully strengthened students' moral foundations in interacting, contributing positively to a more supportive and inclusive school environment.