Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh model pembelajaran inside ourside circle untuk meningkatkan interaksi sosia pada siswa kelas I SD Swasta HKBP Tomuan. Dibutuhkan model pembelajaran interaktif yang dapat mendorong partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (Pre-Experimental Design) dengan design penelitian one group pretest-posttest contol design. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh kelas I SD SD Swasta HKBP Tomuan dengan jumlah peserta didik 15 peserta didik. komunikasi diukur dengan tiga indikator yaitu Menyampaikan Pendapat, Berargumen, dan Mendengarkan. Secara keseluruhan, metode IOC dinilai berhasil meningkatkan kemampuan komunikasi siswa, baik dalam menyampaikan pendapat, mendengarkan, maupun berargumen, dan dapat direkomendasikan sebagai metode yang efektif dalam mata pelajaran IPAS dengan materi mengenal bagian-bagian tubuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah test dan dokumentasi. Instrumen penelitian sudah melalui uji validitas, uji reliabilitas serta dinyatakan layak untuk penelitian. Teknik analisisdata yang digunakan adalah uji Paired sample t-test. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inside outside circleterhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas kelas I SD SD Swasta HKBP Tomuan Tahun Ajaran 2024/2025. Model pembelajaran inside outside circle dapat dijadikan strategi efektif dalam pembelajaran IPAS yang lebih interaktif dan bermakna, karena terbukti meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dikelas.