CORS ULPC merupakan infrastruktur pengukuran GNSS berbasis RTK NTRIP yang digunakan untuk aktivitas survei dan pemetaan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum diketahui konsistensi ketelitian posisi yang dihasilkan CORS ULPC, terutama pada arah baseline yang berbeda dalam radius 30 km. Pada praktiknya konsistensi ketelitian posisi sangat penting untuk menjamin akurasi pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsistensi ketelitian posisi hasil pengamatan RTK NTRIP menggunakan CORS ULPC pada arah utara, selatan, timur, dan barat serta menganalisis pengaruh arah terhadap kestabilan pengukuran. Metode yang digunakan berupa pengamatan GNSS RTK NTRIP pada 134 titik dalam radius 30 km. Data dianalisis melalui perhitungan ketelitian horizontal dan vertikal, serta uji levene untuk menguji konsistensi ketelitian antar arah baseline. Hasil pengamatan menunjukkan adanya kecenderungan penurunan ketelitian seiring bertambahnya jarak, dengan tingkat perubahan yang bervariasi antar arah. Ketelitian di arah timur dan barat tergolong stabil, dengan ketelitian posisi berkisar 1 hingga 5 cm pada jarak 11 sampai dengan 36 km. Sebaliknya, arah selatan menunjukkan penyimpangan yang lebih besar hingga 15,3 cm di km 37, serta arah utara mengalami penurunan paling besar mencapai 15 cm hingga 27,5 cm di km 24 hingga km 34. Analisis statistik menunjukkan bahwa hasil pengamatan tergolong stabil hingga radius 20 km, namun mengalami ketidaksesuaian setelah melewati jarak tersebut. Meskipun arah baseline tidak banyak memengaruhi stabilitas posisi pada jarak dekat, kecenderungan arah mulai memengaruhi hasil pada jarak yang lebih jauh, terutama di arah utara. Kata kunci: Arah Baseline, CORS ULPC, Konsistensi, Ketelitian, RTK NTRIP