Wazirotun Mila’il Ulya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REKONSILIASI SAINS ISLAM : KONSEP, PRINSIP, DAN IMPELENTASI HUMANISASI ILMU ISLAM Wazirotun Mila’il Ulya; Dimas Maulana; Ahmad Sabila Rosada; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sains modern yang cenderung netral-nilai sering menciptakan jarak antara ilmu dan kebutuhan manusia. Dalam perspektif Islam, ilmu tidak hanya dipahami sebagai hasil rasionalitas, tetapi juga sebagai amanah yang harus membawa kemaslahatan. Artikel ini mendiskusikan tentang humanisasi ilmu sebagai pendekatan yang menempatkan nilai kemanusiaan sebagai dasar pengembangan pengetahuan dalam tradisi Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah karya Miftahuddin, Sholehan, serta sejumlah pemikir lain yang menyoroti hubungan antara ilmu, nilai moral, dan orientasi kemanusiaan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan konsep dasar humanisasi ilmu, prinsip-prinsip yang melandasinya, dan bentuk implementasinya dalam pendidikan, penelitian, teknologi, kebijakan publik, serta budaya sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisasi ilmu menjadi kunci dalam mengarahkan sains agar tetap berakar pada nilai etika dan mampu menjawab persoalan manusia secara lebih utuh. Dengan pendekatan ini, ilmu tidak hanya berfungsi memproduksi pengetahuan baru, tetapi juga menjaga martabat, keadilan, dan keberlanjutan kehidupan manusia