Hamdan Zulva
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROBLEMATIKA KETELADANAN SANTRI SENIOR DI PONDOK PESANTREN: PERSPEKTTIF MULTIDISIPLINER Asmaul Khusnah; Faridatul Hasanah; Hamdan Zulva; Miftahul Hamida; Muhammad Adib
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas problematika keteladanan santri senior di pondok pesantren dengan menggunakan perspektif multidisipliner. Santri senior memiliki posisi strategis sebagai teladan dan pengayom bagi santri junior, namun dalam praktiknya menghadapi tuntutan peran yang kompleks dan berlapis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang diperkaya dengan data lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurunnya efektivitas keteladanan santri senior tidak semata-mata disebabkan oleh kelemahan moral individu, melainkan dipengaruhi oleh beban peran yang berlebihan, ketidakjelasan pembagian tanggung jawab, serta keterbatasan dukungan struktural dalam sistem pesantren. Dari perspektif pendidikan Islam, keteladanan (uswah hasanah) merupakan metode pembinaan akhlak yang menuntut keselarasan antara nilai dan perilaku sehari-hari. Sementara itu, perspektif sosiologi mengungkap adanya kelelahan peran (role strain) akibat ketimpangan ekspektasi sosial dan relasi hierarkis antara santri senior dan junior. Integrasi kedua perspektif tersebut menegaskan bahwa penguatan keteladanan santri senior memerlukan pembinaan yang sistematis, pembagian peran yang proporsional, serta penanaman nilai kemandirian dan tanggung jawab pada santri junior. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan pola pembinaan santri yang lebih adil dan berkelanjutan di pesantren