Kepemimpinan wanita dalam organisasi publik, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, masih seringdipersepsikan melalui sudut pandang stereotip gender yang meragukan kapasitas perempuan dalammengelola birokrasi dan memberikan pelayanan prima. Padahal, dalam praktiknya, kepemimpinan wanitamemiliki karakteristik khas yang berpotensi mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi kepemimpinan wanita dalam meningkatkan pelayanan prima bagi civitasakademika di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pimpinan fakultas, dosen, tenagakependidikan, serta civitas akademika terkait. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisisSWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan strategikepemimpinan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita di Fakultas KedokteranUNESA memiliki kekuatan pada gaya kepemimpinan yang humanis, komunikatif, disiplin, kolaboratif,dan berorientasi pada pelayanan. Strategi kepemimpinan yang diterapkan mampu meningkatkan efektivitasbirokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif dan inklusif.Peluang yang ada berupa meningkatnya kesadaran kesetaraan gender dan dukungan institusi, sementaratantangan utama berasal dari beban peran ganda dan persepsi stereotip gender. Secara keseluruhan,penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan wanita berperan signifikan dalammeningkatkan kualitas pelayanan prima bagi civitas akademika dan berkontribusi pada penguatan tatakelola fakultas secara berkelanjutan.