Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Program Lapak Buku untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SMKN 1 Kotaraja Aidiatul Fitri, Ramdani; Rochmi, Evilia; Yanti, Nila; Utami, Desy Auliya; Fitriani, Nurlailina; Hamid, Muhammad
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v1i2.111

Abstract

The implementation of the Book Stall Program at SMKN 1 Kotaraja was driven by the low reading interest among students, reflected in the limited use of the school library and minimal participation in literacy activities. This condition indicated the need for a literacy strategy that is accessible, appealing, and integrated into students’ daily routines. Through a teaching assistance approach, the program was designed to create an open literacy space that allows students to interact freely with various reading materials. The method was carried out twice a week in the school’s outdoor area, using mentoring, interpersonal communication, and direct observation to capture students’ levels of engagement. The findings indicate a clear increase in students’ reading interest, as shown by their spontaneous visits to the book stall, willingness to browse and read books, active discussions about the content, and repeated participation in subsequent sessions. Students also demonstrated greater confidence in expressing their understanding and showed improvement in communicative and reflective literacy behaviors. These results highlight that open reading spaces, consistent exposure to books, and supportive mentoring can effectively stimulate students’ interest in reading. Therefore, the Book Stall Program supported by teaching assistance contributes positively to fostering a sustainable literacy culture in SMKN 1 Kotaraja.
Upacara Betetulak (Tolak Bala) dan Persembahan Adat di Dusun Marang Desa Kotaraja: Kajian Etnografi Religi Iman, Fatmatul; Rochmi, Evilia; Rinjani, Yulita Sari; Fitriani, Nurlailina; Utami, Dessy Auliya; Matan, Ewin Chandra
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v1i2.113

Abstract

Desa Koaraja dikenal dengan adat istiadatnya yang masih dijaga dengan sangat baik oleh para leluhur dan masyarakatnya. Salah satu budaya yang masih ada yaitu upacara betetulak (Tolak Bala) dan persembahan adat di dusun Marang utara dan Marang Selatan, Desa Kotaraja, bukan sekedar ritual semata, melainkan sebuah ekspresi budaya yang kompleks dan multifungsi. Secara mendasar, upacara ini berfungsi sebagai sarana komunikasi religius dengan kekuatan supranatural untuk memohon perlindungan dari segala bentuk bala dan malapetaka. Nilai-nilai spiritual ini terwujud dalam persembahan adat atau sesajen, yang setiap komponennya mengandung makna simbolis dan filosofis yang mendalam mereperesentasikan hubungan harmonis antara manusia, alam dan leluhur. Selain aspek religiusnya, upacara betetulak memiliki peran sosial dan budaya yang sangat penting. Ritual ini berfungsi sebagai perekat komunitas sosial yang memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan dan menunjukkan jati diri masyarakat Marang. Betetulaq (Tolak Bala) adalah upacara adat/keagamaan untuk memohon perlindungan dari bencana, penyakit, dan malapetaka yang berlangsung dalam jangka panjang. Ritual ini menggabungkan unsur adat dan agama (doa bersama, pembacaan kitab suci, pengeluaran pusaka, dan prosesi adat). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, karena objek kajian berupa praktik budaya dan kepercayaan religius masyarakat, yang tidak dapat diukur secara statistik, melainkan perlu dipahami secara mendalam, kontekstual, dan holistik. Upacara Betetulak atau Tolak Bala dan persembahan adat mengandung makna simbolik, nilai spiritual, serta keyakinan kolektif masyarakat Dusun Marang Kotaraja yang hanya dapat diungkap melalui pendekatan kualitatif.