Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelayakan Maggot BSF dengan Inovasi Pelet untuk Pakan: Studi Kasus Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem Harli, Nurlina; Pratiwi, Nurna; Wulandari, Novi Diah; Fuady, Azqy; Sukamto, Sukamto
Cannarium Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v23i2.11184

Abstract

Sektor peternakan dan akuakultur Indonesia semakin membutuhkan pakan berkualitas tinggi, namun ketergantungan pada sumber protein yang bergejolak seperti tepung ikan menimbulkan risiko pasokan bahan baku dan ekonomi. Maggot Black Soldier Fly (BSF) merupakan solusi berbasis ekonomi sirkular karena mampu mengonversi limbah organik menjadi biomassa yang kaya nutrisi. Namun, demikian bentuk maggot yang segar atau kering masih memiliki keterbatasan dalam distribusi dan konsistensi mutu. Proses peletisasi menawarkan nilai tambah, memperpanjang umur simpan, dan meningkatkan kesiapan produk untuk memasuki pasar. Peneltian ini dilakukan untuk menilai kelayakan usaha produksi pelet pakan berbasis maggot BSF melalui wawancara terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi keuangan. Biaya tetap dan variabel dihitung, kemudian dilanjutkan dengan analisis penerimaan, analisis BEP dan R/C Ratio. Total biaya produksi adalah Rp 2.541.288 per produksi, sementara penerimaan mencapai Rp 4.000.000,-. BEP sebesar 69,35 kemasan yang menunjukkan bahwa produksi aktual (200 kemasan) melampaui titik impas hampir tiga kali lipat. Nilai R/C Ratio sebesar 1,57 menegaskan kelayakan finansial usaha. Produksi pelet pakan BSF layak secara ekonomi dan memiliki potensi kuat sebagai model agribisnis berkelanjutan. Namun, peningkatan efisiensi proses dan pengelolaan bahan baku tetap diperlukan untuk daya saing jangka panjang.