Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA PELESTARIAN MANGROVE MELALAUI PERBAIKAN TEKNIK PEMBIBITAN DI DESA JEROWARU, KECAMATAN JEROWARU, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ibadur Rahman; Nurliah Buhari; Ayu Adhita Damayanti; Edwin Jefri; Wiwid Andriyani Lestariningsih
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i3.710

Abstract

Today's mangrove ecosystem is increasingly under pressure, mainly due to the conversion of mangrove land into aquaculture, tourism, and industrial areas. At the same time, the mangrove ecosystem has a very vital role in life. Efforts have been made to slow down the degradation rate of the mangrove ecosystem, including by replanting activities (reforestation). Mangrove planting activities are often constrained by the lack of healthy seeds or a mismatch between the seeds and the planting environment. It causes the planted mangrove seedlings not to be able to grow appropriately and even die. This community service activity aims to educate and assist the community in Poton Bako Hamlet, Jerowaru Village, Jerowaru District, East Lombok Regency regarding mangrove nursery techniques, especially R. mucronata and S. alba species, properly and correctly. The method used is using booklet media and direct practical assistance. Moreover, the community listens and practices what has been conveyed regarding nursery procedures. The results of this activity received high enthusiasm from the community, and the community felt its usefulness. This mentoring activity requires follow-up in the form of continuous control and assistance so that future nursery programs carried out independently by the community can continue and run optimally. In the future, it is hoped that the community's independence to carry out mangrove nurseries can run well. Thus what has been obtained by the community can be transmitted to others so that mangrove conservation is maintained.
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KAKAP PUTIH Lates calcarifer, Bloch DENGAN PEMBERIAN DOSIS PROBIOTIK YANG BERBEDA Surnawati .; Nurliah .; Fariq Azhar
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.891 KB) | DOI: 10.29406/jr.v8i1.1449

Abstract

Kakap Putih Lates calcarifer, Bloch merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting sebagai ikan konsumsi. jumlah pakan yang dihabiskan dalam kegiatan budidaya ikan kakap putih pada tahap pendederan sekitar 50-60%. Lactobacillus casei merukan jenis bakteri asam laktat yang terdapat di dalam probiotik dan dapat mneghasilkan enzim yang mampu menghidrolisis bahan pakan yang lebih komleks menjadi bahan yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh benih ikan kakap putih. Penambahan probiotik pada pakan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk dapat mengefesiensi jumlah pakan dalam kegiatan pemeliharaan ikan kakap putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 27 Maret-27 April 2019, bertempat di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri adari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P1 dosis 0% (control), P2 0.5%, P3 1% dan P4 2%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% melalui program SPSS dan uji lanjut Tukey untuk mengetahui perlakuan terbaik. Parameter yang diamati meliputi SGR, pertumbuhan mutlak, tingkat kelangsungan hidup, FCR dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan pemberian probiotik memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan spesifik dan berat mutlak, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup dan FCR. Dosis terbaik, yaitu 2% yang dapat memberikan pertumbuhan optimum terhadap benih ikan kakap putih (Lates calcarifer, Bloch).
TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH TERIPANG (Holothuria atra) HASIL REPRODUKSI ASEKSUAL DENGAN BERAT YANG BERBEDA Yani Robiansyah; Nurliah Nurliah; Sitti Hilyana
Jurnal Perikanan Unram Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v8i2.89

Abstract

Fission merupakan sistem reproduksi aseksual teripang (Holothuria atra) dengan cara pembelahan bagian tubuh yang dapat membentuk individu baru sehingga dapat digunakan sebagai alternatif perbanyakan individu teripang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan berat tubuh teripang terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan teripang hasil fission.Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan Kontrol (150-350 gram/ tanpa fission), P1 (150 gram), P2 (250 gram) dan P3 (350 gram). Data uji analisis menggunakan ANOVA dengan taraf 5% untuk mengetahui perlakuan terbaik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan perbedaan berat tubuh teripang memberikan pengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup namun tidak meberikan pertumbuhan terhadap benih teripang hasl fission. Kelangsungan Hidup tertinggi didapat pada perlakuan Kontrol (100%) dan P2 (72,22%). Sedangkan untuk pengamatan morfologis dan Fisiologis teripang memberikan hasil yang berbeda setiap minggunya.
Kondisi Terumbu Karang di Perairan Gili Gede, Sekotong Lombok Barat Nurliah Buhari; Mahardika Rizqi Himawan; Edwin Jefri
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v1i1.28

Abstract

Protection and sustainable data collection are very important in order to protect the coral reef ecosystem. This research was conducted to monitor and determine the condition of coral reefs in the eastern part of Gili Gede Island, which is administratively located in Sekotong Sub-District, West Lombok Regency, NTB. The method used is Line Intercept Transect (LIT). Furthermore, the starting point of the transect stretch is recorded using GPS coordinates and the depth gauge is used to estimate the depth of the water. The results showed that the status of coral reefs tended to be badly damaged with the mean value of all stations (21.92%). Fishery activities and pressure from the land are thought to be several factors that tend to affect the poor coastal ecosystem