Ignatius Simanjuntak, Edward
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSPARANSI GAJI DI INDONESIA: IMPLIKASI STRATEGIS TERHADAP RETENSI DAN KEPUASAN KARYAWAN Margareth Ekaputri Siregar, Editha; Devina Wibowo, Ghita; Felicia, Felicia; Ignatius Simanjuntak, Edward; Zein Saleh, Mohamad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4623-4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan memahami secara komprehensif pengaruh strategis praktik transparansi gaji (pay transparency) terhadap tingkat kepuasan kerja dan retensi karyawan di Indonesia, serta menguraikan peran keterbukaan informasi penggajian sebagai strategi kompensasi yang efektif dalam membangun kepercayaan dan persepsi keadilan di lingkungan kerja. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan landasan konseptual yang mengacu pada Equity Theory dan Perceived Organizational Support (POS) Theory, dengan fokus pada eksplorasi persepsi subjektif dari karyawan maupun pihak manajemen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik transparansi gaji memiliki pengaruh signifikan dalam memperkuat persepsi keadilan distributif dan prosedural serta meningkatkan kepercayaan terhadap organisasi. Selain itu, keterbukaan dalam sistem kompensasi terbukti berhubungan positif dengan kepuasan kerja dan retensi karyawan melalui peningkatan persepsi terhadap dukungan organisasi (POS). Meskipun penerapan transparansi gaji menghadapi tantangan kultural, seperti sensitivitas terhadap isu pendapatan, manfaat jangka panjang berupa peningkatan loyalitas karyawan dan penguatan citra positif perusahaan dinilai lebih dominan. Dengan demikian, transparansi gaji dapat dianggap sebagai strategi manajemen sumber daya manusia yang esensial untuk mewujudkan lingkungan kerja yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia, dengan keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kejelasan strategi komunikasi serta perancangan sistem kompensasi yang rasional dan terstruktur.