Alisa Pulungan, Nora
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI GURU PPKn DALAM MEMBENTUK BUDI PEKERTI SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN Ritonga, Tamin; Alisa Pulungan, Nora; Padly, Fajar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.%p

Abstract

Pendidikan budi pekerti merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang baik. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis sebagai wahana untuk menanamkan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru PPKn dalam membentuk budi pekerti siswa, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dengan guru PPKn, observasi partisipan terhadap proses pembelajaran di kelas VIII, dan studi dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru PPKn dan sejumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Timur. Data yang terkumpul dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menerapkan beberapa strategi utama dalam membentuk budi pekerti siswa, yaitu: (1) Integrasi Nilai dalam Pembelajaran, dengan menyisipkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan hormat dalam setiap materi pelajaran; (2) Metode Pembelajaran Aktif, seperti diskusi kelompok, bermain peran (role-play), dan studi kasus yang merangsang siswa untuk berpikir kritis tentang perilaku baik; (3) Keteladanan (Modeling), di mana guru menjadi contoh langsung dalam bersikap dan berbicara; serta (4) Pembiasaan, melalui kegiatan rutin seperti menyapa, antre, dan menjaga kebersihan kelas. Faktor pendukung strategi ini meliputi komitmen guru, dukungan lingkungan sekolah, dan sarana prasarana yang memadai. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah pengaruh negatif media sosial, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kurangnya kesadaran dari sebagian kecil orang tua. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa strategi guru PPKn di SMP Negeri 1 Angkola Timur telah berjalan secara komprehensif dengan memadukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk mengoptimalkan pembentukan budi pekerti, diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PPKN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN Ritongan, Tamin; Alisa Pulungan, Nora; Padly, Fajar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i11.2025.2553-2559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam pembelajaran PPKn meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep-konsep abstrak, kurangnya minat dan motivasi belajar, keterbatasan kemampuan membaca dan menafsirkan materi, serta penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Selain itu, faktor lingkungan belajar dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif turut memengaruhi proses pemahaman siswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa diperlukan inovasi strategi pembelajaran dan pemanfaatan media yang lebih interaktif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PPKn.