Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI PENGENDALIAN VEKTOR NYAMUK DI SDN 19 AIR TAWAR BARAT, KOTA PADANG Yuniarti, Elsa; Nabila, Dinda Aulia; Putri, Echy Dania; Marza, Regina Zahrani; Tamara, Silvi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit berbasis vektor nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD), tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Padang. Lingkungan sekolah dasar berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk apabila pengelolaan air dan kebersihan lingkungan tidak optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengevaluasi sosialisasi pencegahan penyakit berbasis lingkungan melalui pengendalian vektor nyamuk di SDN 19 Air Tawar Barat. Sosialisasi dilakukan secara interaktif kepada 44 siswa kelas IV–VI melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Evaluasi dilakukan dengan menilai perilaku pencegahan sebelum kegiatan dan pemahaman siswa setelah kegiatan menggunakan kuesioner skala Likert, serta observasi kualitatif selama kegiatan. Hasil menunjukkan sebagian besar siswa telah memiliki perilaku awal pencegahan nyamuk, terutama menguras tempat penampungan air dan menjaga kebersihan kelas, meskipun belum merata pada seluruh indikator PSN 3M Plus. Evaluasi pemahaman pasca kegiatan menunjukkan siswa mampu memahami materi pengendalian vektor nyamuk. Temuan ini menjadi evaluasi formatif terhadap proses sosialisasi dan menegaskan peran sekolah sebagai sarana strategis dalam membangun pengetahuan serta perilaku preventif PSN 3M Plus untuk mendukung pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
POLA PRODUKSI BIOLISTRIK Aneurinibacillus thermoaerophilus STRAIN N25  PADA VARIASI SUBSTRAT LIMBAH PERTANIAN Nabila, Dinda Aulia; Irdawati; Handayani, Dezi; Yuniarti, Elsa
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/2mcsjx62

Abstract

The increasing energy demand encourages the development of renewable energy technologies such as Microbial Fuel Cell (MFC), which converts organic substrates into electricity using microorganisms. This study aimed to analyze bioelectricity production by Aneurinibacillus thermoaerophilus strain N25 using different substrates (glucose, corn cob, rice straw, and rice husk). The experiment was conducted using a dual-chamber MFC system with voltage measurements over 24 hours. The results showed that voltage increased over time, peaked at the 20th hour, and then decreased. The highest voltage was produced by glucose (0.802 mV), followed by corn cob (0.724 mV), rice straw (0.581 mV), and rice husk (0.491 mV). These results indicate that substrate type affects bioelectricity production, with corn cob as the best agricultural waste substrate.