This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Yeni Ari Safitri, Dalimunthe
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMPUTASI TURUNAN FLAVONOID DAUN SAMBUNG NYAWA TERHADAP ENZIM COX-1 DAN COX-2 SEBAGAI KANDIDAT ANTIINFLAMASI Himyatul, Hidayah; Ruswanto, Ruswanto; Yeni Ari Safitri, Dalimunthe; Surya, Amal
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2447

Abstract

Penggunaan bahan alami sebagai sumber obat semakin meningkat sebagai alternatif terapi untuk berbagai penyakit, termasuk inflamasi dan kanker. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) ada sekitar 11,9 juta orang yang menderita radang sendi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi turunan flavonoid yang terkandung dalam daun sambung nyawa (Gynura procumbent) terhadap enzim cyclooxygenase-1 (COX-1) dan enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) sehingga dapat diprediksi mempunyai aktivitas sebagai kandidat antiinflamasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara in silico. Hasil Virtual screening pada turunan flavonoid dalam daun sambung nyawa yang berinteraksi dengan reseptor 1EQG terdapat satu senyawa yang memiliki energy Gibbs terendah yaitu senyawa homoorientin -9,3 kal/mol, sedangkan senyawa yang memiliki energy Gibbs terendah saat berintraksi dengan reseptor 3LN1 yaitu senyawa apigenin -9,9 kal/mol. Hasil molecular dinamic pada senyawa homoorintin terhadap reseptor COX-1 memiliki nilai RMSD 2,40 Å dan nilai RMSF 1,09, untuk senyawa apigenin terhadap reseptor COX-2 yaitu memiliki nilai RMSD 3,25 Å dan nilai RMSF 1,36. Berdasarkan hasil simulasi molekular dinamik dari interaksi terhadap reseptor cyclooxygenase-1 dan cyclooxygenase-2 terlihat bahwa homoorientin memiliki interaksi yang cukup stabil terhadap reseptor cyclooxygenase-1 (1EQG) dibandingkan interaksi antara cyclooxygenase-2 (3LN1) dengan apigenin.