p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Surya, Amal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KOMPUTASI TURUNAN FLAVONOID DAUN SAMBUNG NYAWA TERHADAP ENZIM COX-1 DAN COX-2 SEBAGAI KANDIDAT ANTIINFLAMASI Himyatul, Hidayah; Ruswanto, Ruswanto; Yeni Ari Safitri, Dalimunthe; Surya, Amal
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2447

Abstract

Penggunaan bahan alami sebagai sumber obat semakin meningkat sebagai alternatif terapi untuk berbagai penyakit, termasuk inflamasi dan kanker. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) ada sekitar 11,9 juta orang yang menderita radang sendi di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi turunan flavonoid yang terkandung dalam daun sambung nyawa (Gynura procumbent) terhadap enzim cyclooxygenase-1 (COX-1) dan enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) sehingga dapat diprediksi mempunyai aktivitas sebagai kandidat antiinflamasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu secara in silico. Hasil Virtual screening pada turunan flavonoid dalam daun sambung nyawa yang berinteraksi dengan reseptor 1EQG terdapat satu senyawa yang memiliki energy Gibbs terendah yaitu senyawa homoorientin -9,3 kal/mol, sedangkan senyawa yang memiliki energy Gibbs terendah saat berintraksi dengan reseptor 3LN1 yaitu senyawa apigenin -9,9 kal/mol. Hasil molecular dinamic pada senyawa homoorintin terhadap reseptor COX-1 memiliki nilai RMSD 2,40 Å dan nilai RMSF 1,09, untuk senyawa apigenin terhadap reseptor COX-2 yaitu memiliki nilai RMSD 3,25 Å dan nilai RMSF 1,36. Berdasarkan hasil simulasi molekular dinamik dari interaksi terhadap reseptor cyclooxygenase-1 dan cyclooxygenase-2 terlihat bahwa homoorientin memiliki interaksi yang cukup stabil terhadap reseptor cyclooxygenase-1 (1EQG) dibandingkan interaksi antara cyclooxygenase-2 (3LN1) dengan apigenin.
STUDI IN SILICO TURUNAN FLAVONOID PADA TANAMAN Aloe Vera TERHADAP RESEPTOR PPAR- γ SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES Himyatul, Hidayah; Ruswanto, Ruswanto; Kirana Azzahra Emil, Musa; Surya, Amal
Pharmacoscript Vol. 9 No. 1 (2026): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v9i1.2297

Abstract

Tanaman lidah buaya (Aloe vera), yang dikenal kaya akan kandungan flavonoid seperti apigenin, kuersetin, dan katekin, menjadi salah satu kandidat potensial dalam pengembangan obat antidiabetes. Tujuan peneliti menganalisis senyawa flavonoid yang terkandung dalam lidah buaya mempunyai interaksi yang stabil terhadap Peroxisome Proliferator-Activated Receptor (PPAR-γ) sehingga dapat diprediksi mempunyai aktivitas sebagai kandidat antidiabetes. Obat berbasis struktur metode desain yang dikenal sebagai molecular docking mensimulasikan interaksi molekuler dan memprediksi mode pengikatan dan afinitas antara reseptor dan ligan. Teknik komputasi yang dikenal sebagai molecular dinamic (MD) menunjukkan perilaku dinamis sistem molekuler sebagai fungsi waktu, memperlakukan setiap entitas dalam kotak simulasi (protein, ligan, atau air, jika ada) sebagai fleksibel. Hasil molecular docking dari 19 senyawa flavonoid lidah buaya nilai energi ikatan (∆G) senyawa petunidin dapat dikatakan baik karena memiliki nilai yang terkecil -8,3 mendekati ligan alami. nilai RMSD rata-rata 2 Å dan RMSF cukup stabil. Drug-likeness senyawa terbaik petunidin memenuhi semua parameter Lipinski rule of five, memiliki profil farmakokinetik yang baik, dan tidak toksik. Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa flavonoid lidah buaya, khususnya petunidin, berpotensi sebagai kandidat obat antidiabetes dengan menghambat reseptor PPAR- γ