Tania, Stefany Arzeti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP KECEMASAN MASA DEPAN PADA GEN Z DI KARAWANG Sadijah, Nur Ainy; Tyas, Devi Marganing; Tania, Stefany Arzeti
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 3 No 04 (2025): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v3i04.2559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan masa depan pada Generasi Z di Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian adalah Generasi Z berusia 18–28 tahun yang berdomisili di Kabupaten Karawang, dengan jumlah sampel minimal 204 responden yang diperoleh melalui perhitungan effect size Jacob Cohen dan teknik non-probability sampling jenis kuota. Instrumen yang digunakan meliputi Future Anxiety Scale (FAS) dari Zaleski (1996) dan Perceived Social Support From Family (PSS-FA) dari Procidano dan Heller (1983) yang telah melalui proses translasi, validasi isi, uji keterbacaan, dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, kategorisasi, uji beda, dan regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan antara dukungan sosial keluarga dan kecemasan masa depan (p < 0,05) dengan koefisien determinasi R² = 0,170, yang berarti dukungan sosial keluarga menjelaskan 17% variasi kecemasan masa depan. Mayoritas responden memiliki tingkat kecemasan masa depan tinggi dan dukungan sosial keluarga rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial keluarga yang memadai berperan penting dalam menurunkan kecemasan masa depan pada Generasi Z di Karawang. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian terhadap Generasi Z di Kabupaten Karawang, yang hingga kini belum banyak diteliti secara spesifik dalam konteks hubungan dukungan sosial keluarga dan kecemasan masa depan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan intervensi berbasis keluarga dalam menurunkan kecemasan masa depan pada generasi muda.