Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN DAN POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI NEGERI I WARUNGASEM A.Rofi; Fitri Awan Arif Firmansyah; Devi Marganing Tyas; Amy Novalia Esmiati
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 2 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i2.866

Abstract

Penelitian ini bertujauan untuk mengetahui hubungan antara kemandirian dan pola asuh demokratis dengan kematangan karir pada siswa kelas XII SMK Negeri 1 Warungasem. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan antar variabel. Identifikasi variabel yang terdapat dalam suatu penelitian berfungsi untuk menentukan alat pengumpul data dan teknik analisis data Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Warungasem Batang yang berjumlah 360 orang siswa berasal dari 5 program studi yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana dan berganda dapat disimpulkan bahwa: Ada hubungan positif signifikan antara kemandirian dan pola asuh demokratis dengan kematangan karir siswa siswa siswa kelas XII SMK Negeri 1 Warungasem dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,859. Hal ini menunjukkan bahwa kematangan karir banyak dipengaruhi oleh kemandirian dan pola asuh demokratis. This study aims to determine the relationship between independence and democratic parenting with career maturity in class XII students at SMK Negeri 1 Warungasem. This research is a type of quantitative research that aims to find relationships between variables. Identification of variables contained in a study serves to determine data collection tools and data analysis techniques. The population in this study is class XII students of SMK Negeri 1 Warungasem Batang, totaling 360 students from 5 different study programs. Based on the results of simple and multiple linear regression analysis it can be concluded that: There is a significant positive relationship between independence and democratic parenting with the career maturity of class XII students at SMK Negeri 1 Warungasem with a correlation coefficient (rxy) of 0.859. This shows that career maturity is heavily influenced by independence and democratic parenting.
EFEKTIVITAS PELATIHAN BUSINESS PLAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA PADA CALON ENTREPENEUR Marhisar Simatupang; Debi Angelina Br. Barus; Devi Marganing Tyas; Anggun Pertiwi; Yulyanti Minarsih; Florensia Nei
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21288

Abstract

Busniss plan merupakan satu alat yang penting bagi para calon wirausaha untuk merancangkan langkah-langkah strategis dalam memulai dan mengembangkan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan busniss plan terhadap pengambilan keputusan berwirausaha pada calon entrepreneur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan design eksperimen one group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan business plan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan berwirausaha pada calon entrepreneur dengan taraf asymp sig (p) 0,000 < 0,005. Dengan artian business plan dapat memberikan pandangan yang jelas tentang resiko dan peluang bisnis untuk membantu calon wirausaha membuat keputusan yang lebih strategis sebelum memulai usaha. Semakin kuat business plan yang dilakukan oleh calon wirausaha maka akan memperkuat pengambilan keputusan untuk berwirausaha.
Identifikasi jenis layanan bimbingan konseling dalam upaya memberikan informasi kesehatan mental pada peserta didik Tyas, Devi Marganing; Pertiwi, Anggun; Nisa, Vania Zaimatun
PSYCOMEDIA : Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2023): PSYCOMEDIA: Jurnal Psikologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/psycomedia.2023.v3i1.23-34

Abstract

This study aims to identify the types of counseling guidance services provided by the school to provide mental health information to students. The method used in this research is descriptive-qualitative. The informants in this study were three counseling guidance teachers. Data collection techniques in this study used the interview method. Test the validity of the data in this study using data triangulation techniques. The results showed that counseling guidance services carried out by schools consist of four basic components: basic services, individual services, responsive services, and system support services. The service areas that focus on mental health education are personal services and social services. Educational institutions need to collaborate with other partners, such as health workers and parental involvement to provide mental health information to students.
MOTIVASI BERPRESTASI AKADEMIK DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PEKERJA Yulyanti Minarsih; Devi Marganing Tyas; Nur Ainy Sadijah
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 1 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i1.8007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang bekerja di daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Bali sebanyak 98 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi akademik merupakan adaptasi dari kuesioner milik Anisyah (2013) yang terdiri dari 36 item dengan reliabilitas sebesar 0,935. Sedangkan untuk mengukur prokrastinasi akademik, kuesioner yang digunakan merupakan adaptasi dari kuesioner milik Arianti (2014) yang terdiri dari 29 item dengan reliabilitas sebesar 0,932. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. dengan koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,462 pada tingkat signifikansi 0,01. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat hubungan motivasi berprestasi akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja termasuk dalam kategori sedang. Kata Kunci: Motivasi Berprestasi Akademik, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa, Bekerja. The purpose of this study is to understand the relationship between academic achievement motivation and academic procrastination for working students. The samples in this study consist of 98 undergraduate students who work in West Java, DKI Jakarta, and Bali. The data were taken by using two questionnaires. Academic achievement motivation variable measured by using the adaptation of the questionnaire that belongs to Anisyah (2013), which is involving 36 items with 0,935 points of reliability. Academic procrastination variable measured by using the adaptation of the questionnaire that belongs to Arianti (2014), which is involving 29 items with 0,932 points of reliability. This study was using The Spearman’s Rank correlations analysis path. The result of this study shows that, there’s negative relation between academic achievement motivation and academic procrastination for working students with -0,462 points of correlation coefficients. The result of this study also shows that the relation between academic achievement motivation and academic procrastination for working students is rated moderate.
PENGARUH KELEKATAN TEMAN SEBAYA TERHADAP CELEBRITY WORSHIP PADA REMAJA PENGGEMAR BOYBAND KOREA NCT DI KABUPATEN KARAWANG Samsiyah; Wina Lova Riza; Devi Marganing Tyas
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v3i3.1041

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship pada remaja penggemar boyband Korea NCT di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas dengan sampel sebanyak 115 responden remaja perempuan dan laki-laki penggemar boyband Korea NCT dengan rentang usia 12-21 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik sampel snowball sampling, instrumen penelitian ini menggunakan skala jenis likert. Skala kelekatan teman sebaya yaitu inventory of parent and peer attachment (IPPA) dan skala celebrity worship yaitu celebrity attitude scale (CAS). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh kelekatan teman sebaya (X) terhadap celebrity worship (Y). Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi dari variabel kelekatan teman sebaya sebesar 0,000<0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship pada remaja penggemar boyband NCT di Kabupaten Karawang. Besaran pengaruh kelekatan teman sebaya terhadap celebrity worship remaja penggemar boyband NCT di Kabupaten Karawang sebesar 41,9%. The purpose of this study was to determine the effect of peer attachment to celebrity worship among young fans of the Korean boyband NCT in Karawang Regency. This study used a quantitative method with a causality research design with a sample of 115 female and male respondents who are fans of the Korean boy band NCT with an age range of 12-21 years. The sampling method used was non-probability sampling with the snowball sampling technique, the research instrument used a Likert type scale. The peer attachment scale is the inventory of parent and peer attachment (IPPA) and the celebrity worship scale is the celebrity attitude scale (CAS). The analysis technique used is multiple regression analysis to determine the effect of peer attachment (X) on celebrity worship (Y). The results showed that the significance value of the peer attachment variable was 0.000 <0.05, so Ha was accepted and H0 was rejected, meaning that there was an influence of peer attachment to celebrity worship among young NCT boy band fans in Karawang regency. The magnitude of the influence of peer attachment to celebrity worship of youth fans of the boy band NCT in Karawang Regency is 41.9%.
DISEMINASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING (QL) UNTUK MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG EFEKTIF Pertiwi, Anggun; Tyas, Devi Marganing
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i1.3367

Abstract

ABSTRACT Education is the initial foundation of the formation of quality resources that are an important aspect of supporting overall development. The problem facing our education is the weak learning process. Therefore, a learning model or strategy is needed that can optimize student learning outcomes and increase student motivation in carrying out learning activities. The purpose of this service is to disseminate the Quantum Learning model in elementary schools, especially in English subjects. Community service will be carried out at SDN Pinayungan 5, East Telukjambe District, Karawang Regency, West Java, from October to December 2023. The community service model used is in the form of interviews, socialization, and discussions with the Asset Based Community Development (ABCD) approach, which prioritizes the use of existing assets and potential. The results of this service, enrich the learning models and methods that teachers use in learning because the Quantum Learning model prioritizes a learning atmosphere that is fun for students and comfortable for students during the learning process.Keywords: Learning Model, Quantum Learning ABSTRAKPendidikan merupakan pondasi awal dari terbentuknya kualitas sumber daya yang menjadi aspek penting dalam menunjang pembangunan secara menyeluruh. Masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan model atau strategi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa serta dapat meningkatkan motivasi siswa dalam melaksanakan kegian pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah mendesiminasikan model Pembelajaran Quantum Learning pada sekolah dasar khusunya pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Pengabdian masyarakat akan dilaksanakan di SDN Pinayungan 5, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari bulan Oktober sampai Desember Tahun 2023. Model pengabdian pada masyarakat yang digunakan berupa wawancara, sosialisasi, dan diskusi dengan pendekatan (ABCD) Asset Based Community Development, yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang ada. Hasil Pengabdian ini, memperkaya model dan metode pembelajaran yang guru gunakan dalam pembelajaran, karena model Quantum Learning mengedepankan Susana belajar yang menyenangkan bagi siswa dan nyaman untuk siswa selama proses pembelajaran.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Quantum Learning
Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Pada Remaja Tyas, Devi Marganing; Pertiwi, Anggun; Nisa, Vania Zaimatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.567

Abstract

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan yang dinamis dan mengalami banyak perubahan dalam kehidupan remaja. Salah satu perubahan tersebut terjadi pada kondisi mentalnya. Akibat perubahan yang terjadi pada masa remaja dapat memicu terjadinya masalah mental emosional. Prevalensi penderita gangguan mental emosional pada penduduk usia dibawah 15 tahun, mengalami kenaikan dari 6,1 % atau sekitar 12 juta penduduk, meningkat menjadi 9.8% atau sekitar 20 juta penduduk. Akan tetapi, hanya sedikit remaja yang mencari bantuan profesional untuk masalah kesehatan mental mereka dan pemahaman akan kesehatan mental di Indonesia cenderung rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pada remaja terkait kesehatan mental. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP N 1 Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, dan diskusi yang melibatkan siswa. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan baik sebesar 22,9%, cukup sebesar 39,5% dan kurang sebesar 33,3%. Setelah adanya sosialisasi menunjukkan perubahan tingkat pengetahuan baik sebesar 52,1%, cukup sebesar 29,1%. dan kurang sebesar 14,5 %. Adanya edukasi ini dapat menambah pengetahuan remaja untuk saling bekerja sama menjaga kesehatan mental serta dapat mengetahui penyebab, pencegahan, dan     pengobatan akibat penyakit mental.
Tren Konsumtif di Kalangan Pekerja: Analisis Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Fear of Missing Out di Kabupaten Karawang Dandi Pebriana; Linda Mora; Devi Marganing Tyas
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i03.1543

Abstract

Pendapatan yang tergolong besar mendorong para pekerja untuk berperilaku konsumtif dengan berpenampilan mewah serta selalu mengikuti tren yang sedang terjadi. Perilaku konsumtif tersebut dapat menyebabkan terjadinya pemborosan dengan tidak mempertimbangkan apa yang sebenarnya diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya hidup hedonis dan fear of missing out terhadap perilaku konsumtif pada pekerja di Kabupaten Karawang dengan jumlah sebanyak 112 orang. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain kausalitas dan menggunakan teknik sampel convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis skala, diantaranya: skala gaya hidup hedonis, skala FoMO, dan skala perilaku konsumtif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti ada pengaruh gaya hidup hedonis dan fear of missing out terhadap perilaku konsumtif. Nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan hasil sebesar 0,896 atau 89,6% dimana gaya hidup hedonis berkontribusi sebesar 77,4% dan fear of missing out sebesar 12,2%. Dengan kata lain gaya hidup hedonis memiliki nilai sumbangan efektif lebih besar terhadap perilaku konsumtif pada pekerja di Kabupaten Karawang.
Orang Tua Dan Anak : Sinergi Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Tyas, Devi Marganing; Minarsih, Yulyanti; Maulidia, Ananda Saadatul; Prabowo, Bramusti Aji; Nisa, Vania Zaimatun
KOLONI Vol. 3 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v3i4.700

Abstract

: This study aims to explore parental involvement in supporting early childhood learning processes, focusing on forms of involvement, influencing factors, and their impacts on children’s development. The background of this research is based on the importance of education during the golden age (0–6 years) in shaping the foundation of children’s cognitive, socio-emotional, and moral development. The method used is a descriptive qualitative approach with 3 parents of kindergarten students in Klaten as research subjects. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, analyzed using triangulation techniques to ensure validity. The findings reveal that parental involvement, such as assisting children in learning, providing emotional support, and maintaining consistency in learning methods at home, significantly impacts children’s academic abilities, social-emotional skills, and learning motivation. Major challenges identified include parents' busy schedules, lack of understanding of their roles, and the perception that education is solely the school’s responsibility. The study concludes that synergy between family and school is crucial to optimize early childhood development. This research offers practical recommendations to strengthen parental involvement through parenting training and collaborative programs with schools.
Motivasi Belanja Hedonis dan FoMO: Menguak Pola Pembelian Impulsif Liong, Reynaldo; Mora, Linda; Tyas, Devi Marganing
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.465

Abstract

Pembelian impulsif terjadi ketika individu memiliki kecenderungan untuk membeli barang atau jasa tanpa mempertimbangkan dengan cermat, tanpa keterlibatan pikiran yang mendalam, atau tanpa pikiran yang matang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi belanja hedonis dan FoMO dapat memengaruhi pembelian impulsif. Jenis metode penelitian yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian asosiatif kausal. Penelitian ini menjadikan konsumen yang pernah berbelanja di store X Karawang sebagai populasi dengan jumlah sampel sebanyak 100 konsumen yang diambil dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan Impulse Buying Tendency (IBT) dari Verplanken dan Herabadi, Hedonic Motivation Scale yang dimodifikasi berdasarkan Ozen dan Engizek, dan FoMO Scale yang dimodifikasi Lim. Hasil analisis data menunjukan nilai Sig.0.000 (p0.05) analisa data melalui Analisa regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 26 dan nilai R2 sebesar 0.347, dapat diartikan motivasi belanja hedonis dan FoMO memengaruhi pembelian impulsif, dengan kontribusi sebesar 37,4%.