Desa Samili Kabupaten Bima memiliki potensi ekonomi lokal yang signifikan, terutama di sektor pertanian (sayuran dan padi) dan beberapa UMKM penghasil jajanan tradisional. Namun, masyarakat menghadapikendala klasik berupa akses pasar yang terbatas, manajemen keuangan yang tradisional, serta minimnya literasi digital untuk mempromosikan produk. Koperasi desa merah putih sebagai soko guru perekonomian diharapkan menjadi solusi, namun pembentukannya belum optimal baik dari legalitas anggota dan administrasi persyaratan lainnya. Adapun tujuan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menginisiasi membantu pembentukan dan sosialisasi kegiatan koperasi merah putih melalui kegiatan seminar yang di fasilitasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata kampus STIE Bima dan memberikan pendampingan dalam aspek legalitas, manajemen, dan memanfaatan platform digital untuk operasional dan pemasaran. Metode yang digunakanadalah Participatory Action Research (PAR) melalui beberapa tahap: (1) Sosialisasi dan FGD; (2)Pendampingan administratif dan legalitas (3) Seminar manajemen koperasi merah putih. Hasil program ini berhasil menginisiasi berdirinya anggotakoperasi merah putih sebanyak 30 anggotakoperasi telah dibentuk dan masih melakukan pengurusan berkas administrasi lainnya. Inisiasi koperasi merah putih terbukti efektif sebagai strategi penguatan ekonomi lokal di Desa Samili. Kolaborasi akademisi,pemerintahdesa, instansi pemerintahan terkait dan masyarakat berperan penting dalam keberhasilan program. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkelanjutan dan perluasan jaringan pasar