Nia Boru Ritonga
Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Rekayasa Teknologi Dan Bisnis Pertanian, Politeknik Negeri Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pempek Wortel untuk Meningkatkan Nilai Gizi di UMKM Pawon Paringgan Palembang Ahlam Inayatullah; Aldilla Sari Utami; Nia Boru Ritonga; Ira Gusti Riani; Ulfah Muharramah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4zqed976

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia mendorong perlunya inovasi pangan lokal yang dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat. UMKM Pawon Paringgan Palembang sebagai mitra kegiatan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan inovasi produk, umur simpan singkat, serta pemasaran yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan pelatihan pembuatan pempek fortifikasi wortel sebagai pangan fungsional sumber beta karoten. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mitra dalam mengembangkan produk inovatif, memperbaiki nilai gizi pempek, dan memperkuat daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra secara aktif dalam tahapan identifikasi masalah, perancangan modul, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil observasi menunjukkan seluruh peserta (15 orang) berhasil mengikuti tahapan pembuatan pempek wortel dengan baik, dengan rata-rata skor keterampilan 3,4 dari skala 4, di mana 40% peserta termasuk kategori sangat mampu. Produk pempek wortel yang dihasilkan juga memperoleh penerimaan baik melalui uji organoleptik terbatas, terutama pada atribut rasa (87% suka) dan warna (80% suka), meskipun aspek tekstur masih perlu dioptimalkan. Dukungan berupa peralatan produksi yang diserahkan turut memperkuat keberlanjutan usaha mitra dalam memproduksi dan memasarkan produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM serta berpotensi direplikasi untuk mengembangkan inovasi pangan lokal lain sebagai upaya mendukung peningkatan gizi masyarakat
Edukasi Nilai Gizi Pangan Lokal Melalui Pengenalan Pempek Fortifikasi Beta-Karoten Di Pondok Pesantren Amalul Khoir Nia Boru Ritonga; Ahlam Inayatullah; Aldilla Sari Utami; Sulastriani Sulastriani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/97evbk48

Abstract

Masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi berkontribusi terhadap tingginya masalah gizi di Indonesia, termasuk di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi remaja melalui edukasi pangan lokal dengan media pempek fortifikasi beta-karoten di Pondok Pesantren Amalul Khoir. Kegiatan meliputi pembuatan pempek fortifikasi wortel, uji organoleptik, penyuluhan gizi, demonstrasi pengolahan, serta evaluasi pretest–posttest. Hasil uji organoleptik berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa fortifikasi wortel 10% merupakan formulasi paling disukai, terutama pada parameter warna (4,04), aroma (4,44), rasa (4,44), dan tekstur (3,88). Evaluasi pengetahuan terhadap 15 siswa menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 59,33 menjadi 75,33 pada posttest. Uji t-berpasangan menghasilkan t-hitung 5,37 (p < 0,01), menandakan peningkatan pemahaman yang sangat signifikan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis pangan lokal efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap kualitas pangan bergizi. Model kegiatan ini berpotensi diterapkan lebih luas sebagai pendekatan edukasi gizi yang kontekstual, aplikatif, dan sesuai budaya lokal.