Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Pariwisata Berbasis Website di Desa Badean, Kabupaten Jember dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) Win Usuluddin; Sitti Zulaihah; M. Al Qautsar Pratama
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1mamdc28

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan potensi pariwisata di Desa Badean, Kabupaten Jember, melalui digitalisasi pariwisata berbasis website dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Desa Badean memiliki potensi wisata alam dan edukasi yang besar namun belum terkelola secara optimal. Kegiatan pengabdian meliputi observasi awal, pelatihan digitalisasi kepada masyarakat, serta pembuatan website pariwisata berbasis partisipatif masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai digitalisasi pariwisata dan fungsi website sebagai media promosi yang efektif. Website desa wisata Badean telah berhasil dibuat dan dapat diakses oleh masyarakat luas. Pendekatan ABCD terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola aset wisata secara digital.
PENGUATAN PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA MENGGUNAKAN MEDIA TIKTOK PADA SISWA SMP AS-SYAFA’AH JEMBER Za’imatil Ashfiya; Ah. Syukron Latif; M. Al Qautsar Pratama
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.7092

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama di lingkungan SMP Asy Syafa’ah Jember melalui demonstrasi konten edukatif TikTok yang diproduksi oleh mahasiswa FUAH dengan pendekatan service learning. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya konsumsi media digital di kalangan remaja yang belum sepenuhnya diiringi dengan literasi keagamaan moderat dan etika bermedia sosial. Model service learning diterapkan dengan tahapan investigasi, persiapan, pelaksanaan, refleksi, dan demonstrasi, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman pembelajaran akademik tetapi juga melakukan aksi layanan sosial berbasis edukasi digital. Konten TikTok bertema moderasi beragama yang diproduksi mahasiswa memuat nilai-nilai tawassuth, tasamuh, i’tidal, dan tawazun dalam narasi visual yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan realitas kehidupan siswa. Konten tersebut kemudian dipresentasikan dan didiskusikan bersama siswa SMP Asy Syafa’ah sebagai sarana penguatan sikap toleran, saling menghargai, dan antiperundungan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, peningkatan pemahaman siswa terkait moderasi beragama, dan penguatan kesadaran akan penggunaan media digital secara positif. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mempromosikan moderasi beragama melalui pendekatan edukasi digital dan kolaborasi kampus dan sekolah