Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMK Teknologi Nasional Melalui Pendekatan Edukatif dan Konseling Ni Ika Putri Sujianti; Adrianus Ahas; Hieronomus Sumba Sale
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/70d1zp63

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan yang berdampak serius terhadap kesejahteraan psikologis dan akademik peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa SMK Teknologi Nasional Denpasar mengenai bentuk, dampak, dan strategi pencegahan bullying melalui kegiatan sosialisasi, workshop karakter, dan sesi konseling. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan menekankan penguatan karakter empati dan kemampuan manajemen konflik siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bahaya bullying serta perubahan sikap yang lebih positif dalam interaksi sosial. Selain itu, terbentuknya duta karakter di sekolah menjadi strategi keberlanjutan dalam kampanye anti-bullying. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan konseling efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan.
Pancasila sebagai Grundnorm dalam Sistem Hukum Indonesia Analisis Filosofis dan Yuridis I Gusti Ngurah Santika; Ni Putu Ika Putri Sujianti; Adrianus Ahas; I Gede Agus Juliawan
Journal of Multidisciplinary Law Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Multidisciplinary Law Studies
Publisher : CV. Tirta Pustaka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60153/jomlas.3i2.258

Abstract

Pancasila memiliki kedudukan fundamental sebagai dasar negara sekaligus norma dasar (grundnorm) dalam sistem hukum Indonesia. Secara normatif, Pancasila berfungsi sebagai sumber nilai yang menjiwai pembentukan, penafsiran, dan penegakan hukum nasional. Namun, dalam praktik ketatanegaraan, nilai-nilai Pancasila sering kali mengalami reduksi makna dan belum terinternalisasi secara substantif dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kedudukan Pancasila sebagai grundnorm dalam sistem hukum Indonesia serta implikasinya terhadap pembentukan dan penegakan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan filosofis, konseptual, dan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta literatur ilmiah yang relevan dengan Pancasila, filsafat hukum, dan negara hukum Indonesia. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan penalaran deduktif dan interpretatif untuk menilai konsistensi antara kedudukan normatif Pancasila dan realitas praktik hukum. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pengakuan normatif Pancasila sebagai norma dasar dan implementasinya dalam sistem hukum. Pembentukan hukum masih didominasi pendekatan legal-formal dan kepentingan politik praktis, sementara penegakan hukum cenderung bersifat positivistik dan kurang berorientasi pada keadilan substantif. Penelitian ini menegaskan, bahwa penguatan Pancasila sebagai paradigma hukum merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya sistem hukum nasional yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.