Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Literartur Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang SIM dengan Perilaku Safety Riding pada Remaja Pengendara Sepeda Motor Teori Health Belief Model (HBM) Ratna Vanessa; Luqman Effendi
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 4 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v4i1.947

Abstract

Introduction: Driving safety is very important to protect yourself and others from traffic accidents. Data shows that in, approximately 1.19 million people died in accidents. Due to high mobility needs, teenagers often violate regulations because they do not know how to drive. This study reviews the literature on the relationship between driver's license knowledge levels and safe driving behavior among teenagers. This research is a literature review of studies published in the last. Data sources were taken from the Google Scholar, PubMed, ProQuest, and Onesearch.id databases using the keywords compliance factors, traffic behavior, teenagers, and road safety. The inclusion criteria were open access journals in Indonesian and English.Results: Most studies showed a significant relationship between knowledge level and safe driving behavior or satisfaction, according to ten pieces of literature. Although most adolescents have good knowledge (up to 91% in one study), some adolescents are non-compliant. In addition to knowledge, other factors that influence driving behavior are attitudes and perceptions, the role of peers, and possession of a C driver's license.
Asi Ekslusif : Investasi Kesehatan Jangka Panjang  untuk Pertumbuhan Optimal Bayi Abul A’la Al-Maududi; Sanyatul Khasanah; Diandra Nova Alia; Ratna Vanessa; Nasywa Safitri; Syifa Aprilia Azzahra; Ikhsan Arif Adilla
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.146

Abstract

Kekurangan gizi merupakan penyebab utama kematian bayi, di mana pemberian ASI eksklusif menjadi solusi krusial untuk mencegah gizi buruk dan penyakit infeksi. Meskipun manfaatnya luas, praktik ASI eksklusif masih terhambat oleh rendahnya pengetahuan inu, persepsi ketidakcukupan ASI, dan pengaruh promosi susu formula. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu menyusui mengenai pentingnya ASI eksklusif sebagai investasi kesehatan jangka panjang bagi pertumbuhan optimal bayi. Metode intervensi dilakukan pada 21 Desember 2025 di posyandu Mawar 2, Cirendeu, Ciputat Timur dengan sasaran 17 ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint dan poster, dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif. Evaluasi keberhasilan diukur mengunakan instrumen kuesioner melalui pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan pengetahuan yang dignifikan pada peserta. Rata-Rata skor meningkat sebesar 11%, dari 72% pada saat pre-test menjadi 83% pada saat post-test. Secara distribusi frekuensi, responden dengan kategori pengetahuan “Baik” melonjak dari 47,06% (8 orang) menjadi 70,59% (12 orang). Sebaliknya, kategori pengetahuan “Cukup” menurun drastis seiring meningkatnya pemahaman responden mengenai manfaat kolostrum, teknik menyusui, dan manajemen laktasi. Kesimpulan: penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu menyusui. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri (efikasi diri) ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penurunan angka kematian bayi.