Community Development Programs (PPD) merupakan inisiatif strategis dalam memperkuat ekonomi pedesaan berbasis prinsip ekonomi Islam dan tujuan al-falah. Namun, dampak ekonomi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat masih terbatas, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi seperti Kabupaten Rokan Hilir yang mencapai 53,04 persen pada 2023. Kondisi ini menunjukkan perlunya analisis mendalam terhadap mekanisme implementasi dan hambatan yang muncul. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pelaksanaan PPD dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kepenghuluan Panca Mukti, Kecamatan Bagan Sinembah Raya, serta mengidentifikasi hambatan dan merumuskan rekomendasi strategis berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan selama enam bulan, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan 12 informan, dan dokumentasi. Analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPD dijalankan pada lima domain utama menggunakan empat strategi penyuluhan, dengan BUMDes sebagai motor ekonomi yang menghasilkan laba sekitar Rp1.000.000 per bulan dari modal awal Rp90.000.000. Meskipun mencerminkan maqashid syariah (hifz an-nafs dan hifz al-mal), hambatan signifikan tetap muncul, seperti keterbatasan kapasitas SDM, partisipasi rendah, infrastruktur belum memadai, dan manajemen BUMDes yang lemah. Kesuksesan PPD membutuhkan penguatan SDM, peningkatan partisipasi, optimalisasi modal, dan integrasi sistematis prinsip ekonomi Islam.