Abstrak Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman subjektif pelaku UMKM Muslim dalam menghadapi dinamika persaingan digital dengan perspektif etika bisnis Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami tekanan pasar yang mendorong orientasi keuntungan, namun tetap berupaya mempertahankan nilai kejujuran, keadilan, amanah, dan transparansi digital. Dilema moral muncul ketika tuntutan pasar digital berbenturan dengan prinsip syariah, sehingga pelaku usaha melakukan rasionalisasi dan strategi adaptasi. Penelitian ini merumuskan model konseptual praktik etika bisnis Islam bagi UMKM digital yang mengintegrasikan dimensi spiritual, etis, dan adaptif. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan literatur etika bisnis Islam dengan perspektif fenomenologis, serta memberikan implikasi praktis bagi pembinaan UMKM dan kebijakan etika bisnis digital.
Copyrights © 2025