Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KEPRIBADIAN ANAK INTROVERT DAN EXTROVERT PADA LINGKUNGAN KELUARGA Muhammad Miftah Nurul Amin; M. Nabris Zaenul Fuqoha; Ma’mun Hanif
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a624r892

Abstract

Kepribadian seorang anak, terutama tipe introvert dan ekstrovert, memainkan peran fundamental dalam membentuk proses belajar dan interaksi sosial mereka. Anak- anak introvert cenderung berkembang dengan baik di lingkungan yang tenang, memprioritaskan fokus pada dunia batin mereka dan aktivitas membaca yang mendalam, sementara anak-anak ekstrovert mendapatkan energi dari interaksi sosial, diskusi kelompok, dan lingkungan belajar yang aktif. Di sisi lain, gaya pengasuhan, baik otoriter, permisif, maupun demokratis, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan anak dan kemampuan mereka dalam menyerap informasi. Gaya pengasuhan yang selaras dengan temperamen anak dapat mengoptimalkan potensi belajar mereka, namun seringkali terdapat ketidakcocokan yang dapat menghambat perkembangan dan potensi akademik mereka. Penelitian ini sangat diperlukan mengingat tantangan pendidikan modern yang cenderung mengadopsi pendekatan homogen, mengabaikan keragaman gaya belajar yang dipengaruhi oleh kepribadian. Tujuan studi ini adalah menganalisis pengaruh gaya pengasuhan terhadap gaya belajar spesifik pada anak-anak dengan kepribadian introvert dan ekstrovert, serta mengidentifikasi strategi pengasuhan yang efektif untuk mendukung perkembangan optimal mereka. Dalam konteks studi ini, introvert ditandai dengan preferensi untuk komunikasi terbatas dan pemikiran subjektif, sementara ekstrovert bersifat terbuka, ramah, dan pemikir objektif. Sementara pola asuh demokratis memberikan bimbingan rasional yang menghormati kebebasan anak-anak, pola asuh otoriter menurunkan rasa percaya diri, dan pola asuh permisif mengurangi kendali diri. Keunikan studi ini terletak pada fokus integratifnya terhadap dampak gaya pengasuhan terhadap gaya belajar kepribadian spesifik, aspek yang belum banyak dieksplorasi dalam konteks lokal. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi orang tua dan pendidik untuk menyesuaikan metode pengasuhan dan pengajaran mereka, sehingga mencegah hambatan perkembangan seperti penurunan motivasi atau kesulitan bersosialisasi, sambil memaksimalkan potensi unik setiap anak.
Konsep Metode Pendidikan dalam Perspektif Al-Quran: Kajian Analisis tentang Pendidikan Islam Firdaus Farazuha; Muhammad Miftah Nurul Amin; Fairus Sakila
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v4i4.5863

Abstract

Education holds an extremely important position in Islam, with the Quran and Hadith serving as the primary foundation for developing teaching methodologies. This journal aims to examine the concept of educational methods contained in these two sources. Through a qualitative approach employing thematic interpretation (maudhu'i) and hadith verification (takhrij), this research seeks to explore educational methods understood as a set of systematic approaches and techniques for instilling values to realize the perfect human being (insan kamil). This study successfully identifies various methods, including: 1) lecture method, 2) discussion, Q&A, or dialogue method, 3) awareness-raising method, 4) reward and punishment method, and 5) exemplary model method. These methods possess distinctive characteristics of being divine, humanistic, adaptive, gradual, and focused on moral transformation. Meanwhile, aspects requiring greater attention lie in their implementation, which demands deep contextual understanding and educator innovation to contextualize them with contemporary realities. The conclusion of this research confirms that educational methods in the Quran and Hadith present an integrative educational perspective rich in wisdom.