Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI PHBS TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PAKUTANDANG Rivaldy, Wahid; Novitasari, Putri; Salsabila, Syafira; Lillian, Melva Lyshandra
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.63967

Abstract

Program Zero New Stunting yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertujuan mengatasi stunting, dengan salah satu sasarannya adalah Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Desa Pakutandang memiliki 192 balita stunting dari 1203 balita. Untuk mencapai tujuan dari program, dilakukan edukasi pada masyarakat tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama dalam rumah tangga, dengan ibu balita sebagai sasaran utama. Edukasi PHBS diharapkan membantu menjaga kesehatan keluarga dan tumbuh kembang anak. Kegiatan ini dilaksanakan dengan adanya sesi diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Metode yang digunakan meliputi beberapa tahapan seperti observasi, penyusunan materi penyuluhan dan soal pre-test serta post-test, pelaksanaan pre-test, penyuluhan, pelaksanaan post-test, dan evaluasi kegiatan. Materi meliputi definisi PHBS, pentingnya cuci tangan, bahaya merokok, aktivitas fisik, ASI eksklusif, serta penggunaan jamban dan air bersih. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai post-test 87,36, menandakan keberhasilan program dalam meningkatkan pemahaman ibu balita tentang PHBS untuk mencegah stunting.
The Role of Nutritional and Lifestyle Factors in Musculoskeletal Disorders among Porters Rivaldy, Wahid; Fitrianingsih, Asti Dewi Rahayu; Kumalasari, Isti; Santanu, Ayu Mutiara
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 Desember 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (Salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i3.1577

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) represent a frequent occupational health issue arising from mechanical stress, particularly repetitive lifting and long periods of standing. These conditions are especially prevalent among workers performing strenuous manual tasks, such as porters. Initial observations at Bandung Railway Station revealed recurring shoulder and calf discomfort reported by porters, suggesting the need to investigate whether nutritional intake, nutritional status, and lifestyle behaviors contribute to these complaints. This research sought to determine the association between nutrient consumption, nutritional status, lifestyle factors, and musculoskeletal disorder (MSDs) symptoms among porters at Bandung Railway Station. The study utilized a quantitative design with a cross-sectional framework. All 67 porters at the station were included through total sampling. Data were gathered through structured interviews using validated tools: the Nordic Body Map to identify MSD symptoms; a 24-hour dietary recall to quantify macro and micronutrient intake; the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep patterns; and anthropometric measurements to determine body mass index (BMI). Data analysis showed that sleep quality was the dominant factor (p-value = 0,002), with a 59,6% MSDs prevalence in poor sleepers versus 5% in good sleepers. Carbohydrate intake was also significant (p-value = 0,033), where adequate intake surprisingly recorded higher MSDs (59,3%) than deficient intake (32,5%); thus, MSDs in this study are primarily driven by poor sleep and suboptimal carbohydrate intake.