Anatomi merupakan mata kuliah dasar dalam pendidikan keperawatan yang berperan penting dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar praktik klinis. Pembelajaran anatomi umumnya dilakukan melalui demonstrasi model anatomi, praktikum laboratorium, serta pemanfaatan buku teks dan gambar dua dimensi. Namun, metode pembelajaran tradisional tersebut masih memiliki keterbatasan, terutama dalam memberikan visualisasi struktur tubuh, menurunkan minat dan motivasi belajar mahasiswa, serta menyulitkan mahasiswa dalam mengaitkan konsep teoritis dengan penerapannya pada praktik klinis, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran anatomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran anatomi pada pendidikan keperawatan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian menggunakan metode literature review, pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “Virtual Reality” OR “Augmented Reality” AND “Keperawatan” AND “Anatomi”, dengan penerapan operator Boolean OR dan AND. Proses seleksi dan penyaringan artikel dilakukan secara sistematis dan disajikan menggunakan diagram PRISMA (Preferred Reporting Items Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil literature review menunjukkan bahwa penggunaan AR dan VR dalam pembelajaran anatomi memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa, motivasi belajar, serta kemampuan visualisasi struktur tubuh melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata. AR dan VR membantu integrasi pengetahuan anatomi dengan konteks klinis serta mendukung kesiapan praktik keperawatan, meskipun efektivitasnya terhadap hasil belajar bervariasi antar studi.