Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN PENGGUNAAN TELEHEALTH DALAM KOMUNITAS PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW Putri Maharani Gandari; Nina Pamela Sari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9ftz0c11

Abstract

Pertumbuhan jumlah lansia di seluruh dunia menyebabkan meningkatnya beban penyakit kronis, sehingga kebutuhan layanan dan biaya kesehatan semakin melonjak. Situasi ini membuat sistem pelayanan kesehatan melakukan penyesuaian untuk menjamin akses dan kualitas layanan bagi populasi lanjut usia. Telehealth muncul sebagai solusi inovatif yang mampu memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kontinuitas perawatan, dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan prosedur seleksi artikel berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kata kunci pencarian meliputi “Telehealth” AND “Komunitas” AND “Lansia” untuk sumber berbahasa Indonesia serta “Telehealth” AND “Nursing” AND “Aging” AND “Elderly” untuk sumber berbahasa Inggris. Dari proses seleksi diperoleh lima artikel yang menilai efektivitas telehealth dalam konteks pelayanan kesehatan lansia. Hasil kajian menunjukkan telehealth berperan penting dalam menjaga kontinuitas layanan meskipun terdapat hambatan implementasi, dan beberapa faktor kontekstual memengaruhi keberhasilan adopsi teknologi ini. Rekomendasi penelitian menyoroti perlunya pelatihan, infrastruktur, serta kebijakan yang mendukung implementasi berkelanjutan dan evaluasi terus-menerus.
PEMANFAATAN VIRTUAL REALITY DAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA SIMULASI PEMBELAJARAN ANATOMI KLINIK KEGAWATDARURATAN PADA PENDIDIKAN KEPERAWATAN: LITERATUR REVIEW Putri Maharani Gandari; Habil Akbariana Musti Muslimin; Ida Rosidawati; Hana Aryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tj6pyb82

Abstract

Anatomi merupakan mata kuliah dasar dalam pendidikan keperawatan yang berperan penting dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur dan fungsi tubuh manusia sebagai dasar praktik klinis. Pembelajaran anatomi umumnya dilakukan melalui demonstrasi model anatomi, praktikum laboratorium, serta pemanfaatan buku teks dan gambar dua dimensi. Namun, metode pembelajaran tradisional tersebut masih memiliki keterbatasan, terutama dalam memberikan visualisasi struktur tubuh, menurunkan minat dan motivasi belajar mahasiswa, serta menyulitkan mahasiswa dalam mengaitkan konsep teoritis dengan penerapannya pada praktik klinis, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran anatomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran anatomi pada pendidikan keperawatan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian menggunakan metode literature review, pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “Virtual Reality” OR “Augmented Reality” AND “Keperawatan” AND “Anatomi”, dengan penerapan operator Boolean OR dan AND. Proses seleksi dan penyaringan artikel dilakukan secara sistematis dan disajikan menggunakan diagram PRISMA (Preferred Reporting Items Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil literature review menunjukkan bahwa penggunaan AR dan VR dalam pembelajaran anatomi memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa, motivasi belajar, serta kemampuan visualisasi struktur tubuh melalui simulasi yang menyerupai kondisi nyata. AR dan VR membantu integrasi pengetahuan anatomi dengan konteks klinis serta mendukung kesiapan praktik keperawatan, meskipun efektivitasnya terhadap hasil belajar bervariasi antar studi.