Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KURS TERHADAP SUKU BUNGA DI INDONESIA DALAM JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG: PENDEKATAN ERROR CORECTION MODEL (ECM) Zaenab; Salisa Khoirun Salsabila; Rizki Ardiansyah; Diana Putri Aggraeni; Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xv2pxd06

Abstract

Indonesia sangat rentan terhadap dinamika ekonomi dunia sebagai negara berkembang dengan sistem ekonomi terbuka, terutama yang berkaitan dengan kebijakan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar. Sementara suku bunga adalah alat utama kebijakan moneter yang digunakan untuk mengelola inflasi dan menjaga stabilitas keuangan, nilai tukar yang berfluktuasi dapat berdampak pada stabilitas ekonomi makro. Oleh karena itu, menjadi penting untuk memahami hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara suku bunga dan nilai tukar untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif. Studi ini menggunakan pendekatan Error Correction Model (ECM) untuk memeriksa bagaimana nilai tukar mempengaruhi suku bunga di Indonesia. Studi ini menggunakan teknik kuantitatif dan data sekunder dari Bank Indonesia dalam bentuk seri waktu. Sebelum memperkirakan model ECM, data menjalani pengujian stasioner menggunakan tes Augmented Dickey-Fuller (ADF), diikuti dengan tes kointegrasi untuk memastikan apakah hubungan intervariabel jangka panjang ada. Temuan ini menunjukkan bahwa suku bunga dan variabel nilai tukar bersifat stasioner dan memiliki hubungan kointegrasi, memungkinkan analisis ECM digunakan. Dengan nilai probabilitas 0,0356, perkiraan ECM menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki dampak jangka pendek yang substansial pada suku bunga. Ini menunjukkan bahwa tanggapan kebijakan suku bunga dapat dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, kehadiran mekanisme penyesuaian untuk keseimbangan jangka panjang jika terjadi ketidakseimbangan jangka pendek ditunjukkan oleh nilai signifikan Error Correction Term (ECT) dengan probabilitas 0.0008. Model ini telah memenuhi semua asumsi statistik yang diperlukan, sesuai dengan asumsi klasik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas nilai tukar adalah menetapkan kebijakan suku bunga dan menjaga stabilitas makroekonomi di Indonesia.