Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA FILOSOFIS RITUAL MITONI PADA MASYARAKAT DESA MARUYUNG SARI, KABUPATEN PANGANDARAN, DALAM BINGKAI AKULTURASI BUDAYA DAN NILAI-NILAI ISLAM Hasna Abiyyu; Angkin Dayu Safitri; Rohmatul Ifadah; Vava Imam Agus Faisal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nk0v3846

Abstract

Tradisi mitoni merupakan salah satu upacara adat Jawa yang masih dilestarikan oleh Masyarakat Desa Mayung Sari, Kabupaten Pangandaran. Tradisi ini dilaksanakan pada usia kehamilan tujuh bulan sebagai bentuk rasa syukur dan ikhtiar spiritual atas karunia kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna filosofis ritual mitoni dalam bingkai akulturasi budaya dan nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan peneliti kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa mitoni tidak hanya dipahami sebagai warisan budaya leluhur akan tetapi juga sebagai sarana penguatan spiritual, psikolgis, dan sosial bagi calon ibu dan masyarakat sekitar. Pelaksanan mitoni di Desa Mayung Sari memperlihatkan adanya akulturasi yang harmonis antara budaya jawa dan ajarn Islam, ditandai dengan penyederhanaan prosesi serta penggantian unsur-unsur magis dengan doa Bersama, pengajian, tahlil, dan sholawat. Makna filosofis yang terkandung dalam symbol-simbol mitoni mencerminkan nilai rasa syukur, kebersamaan kepada Allah SWT, serta harapan akan lahirnya keturunan yang saleh dan bermanfaat. Dengan demikian, tradisi mitoni tetap relevan dan bermakna sebagai karifan loka yang adaptif serta selaras dengan nilai-nilai Islam.
Integrasi Materi PAI dalam Tema Toleransi Beragama Siswa SMP Negeri 1 Wonosobo Rohmatul Ifadah; Abdul Majid; Nurfarida
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7589

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural dengan tingkat keberagaman agama, budaya, serta suku yang tinggi sehingga diperlukan pendidikan yang mampu menanamkan sikap toleransi pada peserta didik. Namun, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih cenderung berfokus pada aspek kognitif dan belum optimal dalam membentuk sikap sosial siswa. Kajian ini memiliki tujuan guna menganalisis strategi integrasi materi PAI dalam tema toleransi beragama di SMP Negeri 1 Wonosobo serta mengkaji pemahaman dan sikap siswa terhadap keberagaman agama. Penelitian memanfaatkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek penelitian tersusun atas guru PAI serta siswa kelas IX SMP Negeri 1 Wonosobo. Temuan kajian memperlihatkan bahwa integrasi nilai toleransi dijalankan dengan pendekatan interaktif, dialogis, studi kasus, dan projek berbasis pengalaman nyata. Pembelajaran PAI mampu membentuk sikap saling menghormati, kerja sama lintas agama, dan partisipasi siswa dalam kegiatan keagamaan. Faktor pendukung meliputi budaya masyarakat yang plural, program keagamaan sekolah, serta lingkungan sekolah yang inklusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran serta pengaruh media sosial. Kajian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran PAI berperan penting dalam pembentukan  karakter siswa yang toleran serta inklusif.